Arti Kata "belat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "belat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

belat

1be·lat n 1 bilah bambu yg dijalin dng ijuk atau rotan, dipakai untuk mengurung ikan di laut atau di sungai; 2 kerai; bidai;
spt ikan dl -- , pb tidak dapat melepaskan diri lagi (dr tangan musuh);
-- angkit-angkit bidai

2be·lat n papan kecil untuk membalut tulang yg patah dsb;
mem·be·lat v membalut dng belat: ia - tangan yg patah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "belat"

📝 Contoh Penggunaan kata "belat" dalam Kalimat

1.Pemancing menggunakan belat untuk menangkap ikan di laut.
2.Para nelayan biasanya menggunakan belat untuk memasang jaring di sungai.
3.Pada zaman dahulu, rakyat menggunakan belat sebagai alat untuk mengurung musuh.
4.Di pasar tradisional, penjual ikan menawarkan ikan yang telah tertangkap dalam belat.
5.Di laut, para peneliti menggunakan belat untuk memantau pergerakan ikan hias.

📚 Artikel terkait kata "belat"

Mengenal Kata 'belat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "belat" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "belat" seringkali terdengar dalam konteks budaya dan tradisi Indonesia. Dalam arti resmi, belat adalah bilah bambu yang dijalin dengan ijuk atau rotan, digunakan untuk mengurung ikan di laut atau di sungai. Namun, makna belat tidak hanya terbatas pada konteks ini saja. Belat juga dapat digunakan sebagai kerai atau bidai, yang berarti tidak dapat melepaskan diri lagi dari tangan musuh. Dalam sejarah, belat digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan. Orang-orang menggunakan belat sebagai symbol keberanian dan kekuatan. Mereka yang menggunakan belat tidak akan pernah menyerah. Belat juga digunakan sebagai simbol persatuan dan kesatuan. Orang-orang yang menggunakan belat bersama-sama akan selalu memiliki tujuan yang sama. Dalam kehidupan sehari-hari, belat masih digunakan dalam berbagai konteks. Contohnya, dalam berbicara, kita seringkali mengatakan "telah terbelat" untuk menyatakan bahwa seseorang tidak dapat melepaskan diri dari situasi atau keadaan tertentu. Contoh lainnya, dalam lagu, belat digunakan sebagai simbol cinta yang tidak dapat dipisahkan. Selain itu, belat juga digunakan dalam kegiatan olahraga, seperti belat dalam pencak silat, yang merupakan simbol kekuatan dan keberanian. Dalam budaya Indonesia modern, belat masih memiliki makna yang kuat. Orang-orang masih menggunakan belat sebagai symbol keberanian dan kekuatan. Mereka yang menggunakan belat tidak akan pernah menyerah dalam mencapai tujuan. Selain itu, belat juga digunakan sebagai simbol persatuan dan kesatuan. Orang-orang yang menggunakan belat bersama-sama akan selalu memiliki tujuan yang sama. Dengan demikian, belat memiliki makna yang luas dan kompleks. Dari konteks budaya dan tradisi hingga kehidupan sehari-hari, belat selalu memiliki makna yang kuat.