Arti Kata "sawah kelungguhan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sawah kelungguhan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sawah kelungguhan

sawah jabatan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sawah kelungguhan"

📝 Contoh Penggunaan kata "sawah kelungguhan" dalam Kalimat

1.Para pejabat harus memanfaatkan sawah kelungguhan untuk meningkatkan kinerja mereka.
2.Ketika saya menjadi ketua OSIS, saya harus mengelola sawah kelungguhan sekolah untuk meningkatkan keuangan.
3.Dalam novel "Belenggu", sawah kelungguhan digunakan sebagai metafora untuk kekuasaan politik yang membatasi kebebasan.
4.Sebagai calon legislatif, saya berjanji untuk mengurangi sawah kelungguhan di pemerintahan agar lebih transparan.
5.Pengelolaan sawah kelungguhan yang efektif dapat meningkatkan produktivitas dan keseimbangan lingkungan di pedesaan.

📚 Artikel terkait kata "sawah kelungguhan"

Mengenal Kata 'sawah kelungguhan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sawah Kelungguhan" - Inspirasi dan Motivasi

Sawah kelungguhan, juga dikenal sebagai sawah jabatan, merupakan istilah yang memiliki makna sangat luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Istilah ini sebenarnya digunakan untuk menggambarkan sawah yang ditinggalkan dan tidak terurus, sehingga menjadi semak-semak. Namun, dalam konteks sosial dan budaya, sawah kelungguhan sering dihubungkan dengan makna metaforis tentang kehidupan seseorang yang tidak memiliki tujuan atau arah yang jelas. Istilah sawah kelungguhan telah ada sejak zaman kolonial Belanda, ketika sawah-sawah di Indonesia masih dikelola secara tradisional. Pada masa itu, sawah kelungguhan sering digunakan sebagai metafor untuk menggambarkan kehidupan seseorang yang tidak memiliki tujuan atau arah yang jelas. Orang yang hidup dalam sawah kelungguhan dianggap sebagai orang yang telah kehilangan arah dan tujuan dalam hidupnya. Sawah kelungguhan dapat digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam kalimat berikut: - "Dia hidup dalam sawah kelungguhan karena tidak memiliki tujuan yang jelas dalam hidupnya." - "Sawah kelungguhan di desa ini telah menjadi semak-semak karena tidak ada yang menjaga dan merawatnya." - "Dia ingin meninggalkan sawah kelungguhan dan mencari tujuan baru dalam hidupnya." Dalam kehidupan sehari-hari, sawah kelungguhan masih menjadi tema yang relevan dan menarik. Banyak orang yang masih hidup dalam sawah kelungguhan, baik secara literal maupun metaforis. Mereka masih membutuhkan inspirasi dan motivasi untuk meninggalkan sawah kelungguhan dan mencari tujuan baru dalam hidupnya. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami makna dan implikasi dari istilah sawah kelungguhan, sehingga kita dapat memberikan dukungan dan motivasi yang tepat kepada orang-orang yang hidup dalam sawah kelungguhan.