Arti Kata "sekeduduk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sekeduduk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sekeduduk

se·ke·du·duk n tumbuhan yg tingginya kira-kira 1 m, bercabang banyak, daun dan buahnya berwarna ungu, buahnya sebesar butir jagung, digunakan untuk obat; Melastoma polyanthum

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sekeduduk"

📝 Contoh Penggunaan kata "sekeduduk" dalam Kalimat

1.Para pelajar harus duduk sekeduduk di kelas untuk mendengarkan kuliah.
2.Pengajar meminta para siswa untuk duduk sekeduduk di depan kelas untuk memahami materi.
3.Dalam perawatan kebun, tanaman sekeduduk harus diberi perawatan yang tepat agar bunga dan daunnya tetap cantik.
4.Ibu meminta anaknya untuk duduk sekeduduk di sampingnya dan mendengarkan cerita.
5.Pengunjung harus duduk sekeduduk di bangku yang tersedia dan menunggu giliran untuk berbincang dengan pengajar.

📚 Artikel terkait kata "sekeduduk"

Mengenal Kata 'sekeduduk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sekeduduk" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "sekeduduk" mungkin tidak familiar bagi banyak orang, tetapi memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Kata ini memiliki arti resmi sebagai tumbuhan yang tingginya kira-kira 1 m, bercabang banyak, daun dan buahnya berwarna ungu, buahnya sebesar butir jagung, digunakan untuk obat; Melastoma polyanthum. Namun, kata "sekeduduk" juga memiliki makna yang lebih luas dan dapat digunakan dalam konteks yang berbeda.

Contoh Penggunaan Kata "Sekeduduk" dalam Kalimat Alami

Kata "sekeduduk" dapat digunakan dalam kalimat alami untuk menggambarkan tumbuhan yang memiliki ciri-ciri unik. Contoh penggunaan kata "sekeduduk" dapat dilihat dalam kalimat berikut: "Dalam hutan yang lebat, terdapat tumbuhan sekeduduk yang berwarna ungu menarik perhatian". Atau, "Saya pernah melihat sekeduduk yang tumbuh di tepi jalan, dengan daunnya yang hijau dan buahnya yang ungu". Contoh-contoh ini menunjukkan bahwa kata "sekeduduk" dapat digunakan dalam konteks yang berbeda-beda untuk menggambarkan tumbuhan yang memiliki ciri-ciri unik.

Relevansi Kata "Sekeduduk" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "sekeduduk" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam bidang obat-obatan. Tumbuhan sekeduduk memiliki manfaat yang besar sebagai obat, sehingga banyak digunakan dalam pengobatan tradisional. Selain itu, kata "sekeduduk" juga dapat digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam lagu atau cerita rakyat yang menggunakan tumbuhan sekeduduk sebagai simbol atau tema utama. Dalam konteks ini, kata "sekeduduk" dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi banyak orang untuk lebih mengenal dan menghargai tumbuhan yang memiliki ciri-ciri unik ini.