Arti Kata "bakero" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bakero" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bakero

ba·ke·ro /bakéro/ a bodoh (makian dl bahasa Jepang)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bakero"

📝 Contoh Penggunaan kata "bakero" dalam Kalimat

1.Dia sering dipanggil bakero karena tidak pernah mau mendengarkan nasihat orang lain.
2.Pendidik mengingatkan para siswa agar tidak menjadi bakero yang tidak mau belajar.
3.Dalam budaya Jepang, kata bakero sering digunakan untuk menyebut orang yang bodoh dan tidak berdaya.
4.Ia sangat kesal ketika temannya mengejeknya sebagai bakero karena tidak bisa memecahkan soal matematika.
5.Dalam novel itu, tokoh utama dianggap bakero karena selalu membuat keputusan yang tidak tepat.

📚 Artikel terkait kata "bakero"

Mengenal Kata 'bakero' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bakero" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam bahasa Indonesia, kata "bakero" memiliki makna yang sangat spesifik dalam konteks sosial dan budaya. Kata ini berasal dari bahasa Jepang dan dapat diartikan sebagai "bodoh" atau "makian". Dalam sejarah, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang kurang berpendidikan atau kurang berpengetahuan. Dalam konteks sosial, kata "bakero" sering digunakan untuk menghina atau menyindir seseorang yang dianggap kurang pintar.

Contoh Penggunaan Kata "bakero" dalam Kalimat

Kata "bakero" sering digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan seseorang yang kurang berpengetahuan atau kurang berpikir. Contoh penggunaan kata "bakero" dalam kalimat adalah sebagai berikut: * "Dia memang salah, tapi tidak perlu disebut bakero." (Dalam kalimat ini, kata "bakero" digunakan untuk menggambarkan seseorang yang salah, tapi tidak perlu dihina.) * "Dia tidak bisa menjawab pertanyaan itu, mungkin karena bakero." (Dalam kalimat ini, kata "bakero" digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak bisa menjawab pertanyaan karena kurang berpengetahuan.) * "Dia tidak boleh disebut bakero, karena dia masih belajar." (Dalam kalimat ini, kata "bakero" digunakan untuk menggambarkan seseorang yang masih belajar, tapi tidak boleh dihina.)

Relevansi Kata "bakero" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "bakero" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks sosial dan budaya. Dalam beberapa kasus, kata "bakero" digunakan untuk menghina atau menyindir seseorang yang dianggap kurang pintar. Namun, dalam beberapa kasus lain, kata "bakero" digunakan untuk menggambarkan seseorang yang masih belajar atau masih berkembang. Dalam konteks ini, kata "bakero" dapat digunakan sebagai inspirasi dan motivasi untuk belajar dan berkembang. Dalam kesimpulan, kata "bakero" memiliki makna yang sangat spesifik dalam konteks sosial dan budaya. Dalam beberapa kasus, kata "bakero" digunakan untuk menghina atau menyindir seseorang yang dianggap kurang pintar, namun dalam beberapa kasus lain, kata "bakero" digunakan untuk menggambarkan seseorang yang masih belajar atau masih berkembang.