Arti Kata "semah negeri" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "semah negeri" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

semah negeri

menyajikan kepala kerbau dan sebagainya untuk keselamatan negeri

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "semah negeri"

📝 Contoh Penggunaan kata "semah negeri" dalam Kalimat

1.Dalam upacara adat, semah negeri dilakukan untuk meminta perlindungan dari tuhan.
2.Pemerintah mengadakan upacara semah negeri untuk memohon keselamatan dan keamanan.
3.Masyarakat lokal telah melakukan semah negeri selama ratusan tahun sebagai tradisi.
4.Mahasiswa membahas makna semah negeri dalam konteks kehidupan masyarakat.
5.Pada masa lalu, semah negeri digunakan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur.

📚 Artikel terkait kata "semah negeri"

Mengenal Kata 'semah negeri' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal semah negeri - Inspirasi dan Motivasi

Pada masa lalu, **semah negeri** merupakan tradisi yang sangat penting dalam masyarakat Indonesia, terutama di daerah-daerah pedalaman. Istilah ini berasal dari kata "semai" yang berarti "menyajikan" dan "negeri" yang berarti "wilayah" atau "negara". Dalam konteks ini, **semah negeri** berarti menyajikan hewan ternak atau berupa benda-benda lainnya sebagai tanda keselamatan dan keharmonisan antara masyarakat dengan alam dan makhluk-makhluk lainnya. Tradisi **semah negeri** biasanya dilakukan oleh masyarakat adat pada saat musim panen atau saat ada kejadian besar yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari. Mereka akan menyajikan **semah negeri** berupa kepala kerbau, babi, atau hewan ternak lainnya sebagai tanda rasa syukur dan penghargaan atas keberhasilan panen atau keselamatan dari bencana alam. Dengan melakukan **semah negeri**, masyarakat berharap dapat meninggalkan kejahatan, membawa keberuntungan, dan memelihara keharmonisan alam. Contoh penggunaan kata **semah negeri** dalam kalimat yang alami adalah sebagai berikut: - "Pada hari **semah negeri**, seluruh masyarakat bersama-sama menyajikan **semah negeri** berupa kepala kerbau untuk memohon keselamatan dan keberuntungan." - "Masyarakat di pedalaman masih menjalankan tradisi **semah negeri** sebagai bentuk rasa syukur dan penghargaan atas keberhasilan panen." - "Pengajian **semah negeri** menjadi acara utama pada tahun baru, dimana masyarakat berharap dapat meninggalkan kejahatan dan memperoleh keberuntungan." Dalam kehidupan sehari-hari, tradisi **semah negeri** masih relevan sebagai inspirasi dan motivasi bagi masyarakat Indonesia modern. Meskipun telah banyak perubahan dalam masyarakat, tradisi ini masih dapat diadaptasi dalam bentuk yang lebih modern dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dengan mengingat **semah negeri**, kita dapat mengingat pentingnya rasa syukur, penghargaan, dan keharmonisan antara manusia dengan alam.