Arti Kata "sengkedan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sengkedan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sengkedan

seng.ked.an Nomina (kata benda) teras

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sengkedan"

📝 Contoh Penggunaan kata "sengkedan" dalam Kalimat

1.Dalam konteks pendidikan, guru meminta siswa untuk menjelaskan konsep sengkedan dalam ilmu astronomi.
2.sengkedan planet Mars dapat diukur dengan menggunakan teleskop di observatorium.
3.Di kehidupan sehari-hari, sengkedan rumah yang tinggi dapat mempengaruhi harga tanah di sekitarnya.
4.Konsep sengkedan dalam ilmu matematika sangat penting untuk memahami prinsip-prinsip dasar.
5.Pada saat perbincangan tentang arsitektur, sengkedan bangunan yang tinggi dapat menimbulkan kesan dramatis.

📚 Artikel terkait kata "sengkedan"

Mengenal Kata 'sengkedan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sengkedan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "sengkedan" seringkali tidak terdengar di telinga kita, tetapi sebenarnya memiliki makna yang sangat dalam dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Kata ini berasal dari kata "sengked," yang berarti "sengaja melakukan sesuatu secara tidak benar atau tidak sesuai dengan norma." Dalam konteks historis, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang tidak patuh terhadap aturan atau nilai-nilai sosial. Sengkedan adalah contoh kata yang sangat penting dalam bahasa Indonesia. Dalam percakapan sehari-hari, kita sering mendengar orang mengatakan "dia melakukan sengkedan" untuk menggambarkan perilaku seseorang yang tidak baik atau tidak etis. Contoh penggunaan kata sengkedan dalam kalimat yang alami adalah: "Dia melakukan sengkedan dengan tidak membayar tagihan, padahal sudah berjanji untuk membayar." Atau, "Dia melakukan sengkedan dengan mengambil uang dari rekening temannya tanpa izin." Kata sengkedan juga sering digunakan dalam konteks hukum, seperti "dia melakukan sengkedan dengan mengucapkan janji palsu." Dalam kehidupan sehari-hari, sengkedan memiliki relevansi yang sangat penting. Kita sering dihadapkan pada situasi di mana seseorang melakukan sengkedan, seperti mengambil keuntungan dari orang lain, melakukan kecurangan, atau tidak patuh terhadap aturan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memiliki nilai-nilai yang kuat dan untuk tidak melakukan sengkedan. Dengan demikian, kita dapat menjadi contoh yang baik bagi orang lain dan meningkatkan integritas diri sendiri.