Arti Kata "sensibel" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sensibel" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sensibel

sen·si·bel /sénsibel/ a 1 sadar akan yg baik dan yg buruk; bijak: pendidikan umum bertujuan agar manusia itu menjadi terampil dan --; 2 peka: mata sangat -- thd sinar yg terang menyilaukan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sensibel"

📝 Contoh Penggunaan kata "sensibel" dalam Kalimat

1.Dia adalah seorang yang sangat sensitif terhadap perubahan cuaca.
2.Pendidikan emosi yang baik dapat membantu anak-anak menjadi lebih sensitibel terhadap perasaan orang lain.
3.Kita harus menjadi lebih sensitibel terhadap isu lingkungan dan berusaha untuk mengurangi polusi.
4.Ibu yang baik harus dapat menjadi sensitibel terhadap kebutuhan anaknya dan memberikan perhatian yang tepat.
5.Musik klasik dapat membuat kita menjadi lebih sensitibel terhadap nada dan irama yang kompleks.

📚 Artikel terkait kata "sensibel"

Mengenal Kata 'sensibel' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sensibel" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "sensibel" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kemampuan untuk merasakan dan memahami perasaan orang lain. Dalam arti resmi, kata "sensibel" berarti sadar akan yang baik dan yang buruk, serta memiliki kemampuan untuk membedakan antara yang benar dan yang salah. Konsep ini telah berubah seiring waktu, tetapi intinya tetap sama: menjadi seseorang yang peka dan bijak dalam menghadapi situasi yang kompleks.

Contoh Penggunaan Kata "Sensibel" dalam Kalimat

Kata "sensibel" dapat digunakan dalam berbagai konteks, baik dalam komunikasi sehari-hari maupun dalam konteks akademis. Misalnya, seseorang dapat dikatakan "sensibel" jika mereka dapat memahami perasaan orang lain dan menunjukkan empati. Contoh lain adalah: "Dia sangat sensibel terhadap isu lingkungan hidup dan selalu berusaha untuk mengurangi dampak negatifnya." Atau, "Dia memiliki sensibel yang tinggi terhadap musik klasik dan selalu menikmati konser di malam hari."

Relevansi Kata "Sensibel" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "sensibel" memiliki relevansi yang sangat penting. Dalam era digital yang saat ini sedang berkembang, orang-orang semakin banyak yang menggunakan media sosial untuk berkomunikasi. Namun, tidak semua orang dapat sensibel terhadap perasaan orang lain, sehingga sering kali terjadi konflik dan masalah. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memiliki kemampuan untuk menjadi sensibel dan memahami perasaan orang lain, terutama dalam interaksi dengan orang lain. Dengan demikian, kita dapat menciptakan hubungan yang lebih harmonis dan positif.