Arti Kata "serindai" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "serindai" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

serindai

1se·rin·dai n hantu air yg konon suka mengganggu orang perempuan; puntianak; kuntilanak

2se·rin·dai a enak didengar (tt suara); merdu;
me·nye·rin·dai·kan v merawankan; memilukan (thd perasaan atau hati): sebuah lagu yg - hati

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "serindai"

📝 Contoh Penggunaan kata "serindai" dalam Kalimat

1.Sangatlah tidak baik jika terdapat hantu serindai di dekat rumah kami, karena bisa mengganggu kehidupan anak perempuan.
2.Masyarakat lokal percaya bahwa hantu serindai sering mengganggu perempuan hamil.
3.Dalam cerita rakyat, hantu serindai seringkali digambarkan sebagai makhluk yang suka menggangu orang perempuan.
4.Pengunjung dari luar daerah harus berhati-hati karena daerah ini dikenal memiliki hantu serindai yang suka mengganggu.
5.Hantu serindai seringkali digunakan sebagai simbol kejahatan dalam cerita rakyat perempuan.

📚 Artikel terkait kata "serindai"

Mengenal Kata 'serindai' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Serindai" - Hantu Air di Masyarakat Indonesia

Kata "serindai" seringkali menjadi bahan perbincangan di kalangan masyarakat Indonesia, terutama dalam konteks budaya dan kepercayaan. Maknanya adalah "hantu air" yang dikatakan suka mengganggu orang perempuan, atau disebut juga "puntianak" atau "kuntilanak". Asal-usul kata ini masih belum jelas, namun diyakini terkait dengan kepercayaan masyarakat terhadap makhluk halus di tempat-tempat berair.

Contoh Penggunaan Kata "Serindai" dalam Kalimat

Kata "serindai" seringkali digunakan dalam konteks cerita rakyat atau mitos. Misalnya, "Pada suatu malam, seorang wanita melihat serindai di air terjun yang dia datangi untuk mandi." Atau, "Menurut cerita, serindai adalah hantu air yang suka mengganggu orang perempuan yang sedang mandi di sungai." Dalam kalimat lain, "Penglihatan serindai seringkali dihubungkan dengan kecelakaan atau bencana yang menimpa warga setempat."

Relevansi Kata "Serindai" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Meskipun tidak lagi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, kata "serindai" masih relevan dalam konteks kebudayaan Indonesia. Masyarakat masih percaya akan adanya makhluk halus di tempat-tempat berair, dan seringkali menghubungkan hal ini dengan kepercayaan akan hantu air. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan konteks kata "serindai" agar tidak mengalami kesalahpahaman atau kekeliruan dalam berkomunikasi. Dengan demikian, kita dapat lebih menghargai dan memahami kebudayaan Indonesia yang kaya dan beragam.