Arti Kata "tuangku" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tuangku" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tuangku

tu·ang·ku ark n tuanku; tengku;
-- kubur orang yg sudah meninggal; ahli kubur

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tuangku"

📝 Contoh Penggunaan kata "tuangku" dalam Kalimat

1.Di masa lalu, kubur orang yang meninggal disebut tuanku.
2.Penguburan jenazah dilakukan dengan hormat dan disebut juga sebagai tuanku.
3.Sebagai seorang ilmuwan, beliau dikenal sebagai ahli kubur atau tuanku.
4.Di kampung, tradisi penguburan jenazah masih dipantau oleh tuanku.
5.Masyarakat setempat menyebutnya sebagai tuanku karena pengalaman dan pengetahuan yang dimilikinya.

📚 Artikel terkait kata "tuangku"

Mengenal Kata 'tuangku' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tuangku" - Makna dan Relevansi dalam Budaya Indonesia

Kata tuangku memang tidak biasa digunakan dalam percakapan sehari-hari, namun maknanya memiliki nilai sejarah dan budaya yang signifikan dalam masyarakat Indonesia. Dalam arti resmi, tuangku digunakan sebagai singkatan dari "tengku" atau "tuanku", yang berarti seorang pemimpin atau orang yang dihormati. Pada masa lalu, kata tuangku sering digunakan sebagai gelar untuk seorang pemimpin atau bangsawan yang memiliki kekuasaan dan pengaruh besar di masyarakat. Mereka dipercaya sebagai orang yang bijak dan adil, sehingga masyarakat menghormatinya dengan gelar tuangku. Selain itu, kata tuangku juga digunakan dalam konteks kematian, yaitu sebagai ahli kubur yang bertanggung jawab atas proses pemakaman. Contoh penggunaan kata tuangku dalam kalimat alami adalah sebagai berikut: - "Beliau adalah tuangku masyarakat yang sangat dihormati karena kebijaksaannya." - "Setelah ayahnya meninggal, dia menjadi tuangku keluarga dan bertanggung jawab atas proses pemakaman." - "Pada masa lalu, tuangku adalah gelar yang hanya digunakan oleh bangsawan dan pemimpin pemerintahan." Dalam kehidupan sehari-hari, kata tuangku masih relevan dalam beberapa konteks. Misalnya, dalam acara adat istiadat, kata tuangku masih digunakan sebagai gelar untuk seorang pemimpin atau orang yang dihormati. Selain itu, kata tuangku juga digunakan dalam konteks sejarah dan budaya, sebagai cara untuk menghormati dan mengenang orang-orang yang telah meninggalkan jejak yang signifikan dalam sejarah masyarakat Indonesia.