Arti Kata "silengah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "silengah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

silengah

si·le·ngah /siléngah/ Mk a, ber·si·le·ngah a bersifat masa bodoh; lengah; tidak perduli apa-apa

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "silengah"

๐Ÿ“ Contoh Penggunaan kata "silengah" dalam Kalimat

1.Pemuda itu terlihat si lengah saat melihat temannya bermain sepak bola.
2.Dia mengatakan bahwa temannya itu terlalu si lengah untuk memahami pelajaran hari ini.
3.Di masa lalu, orang-orang sering mengatakan bahwa dia terlalu si lengah untuk menjadi pemimpin yang efektif.
4.Namun, pada saat yang sama, dia juga menunjukkan sisi positifnya dengan menjadi si lengah dan tidak terlalu khawatir tentang masa depan.
5.Sama seperti orang tua, dia juga mengingatkan anaknya untuk tidak menjadi si lengah dan selalu memperhatikan keamanan diri sendiri.

๐Ÿ“š Artikel terkait kata "silengah"

Mengenal Kata 'silengah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Silengah" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "silengah" memiliki makna yang sangat spesifik dalam Bahasa Indonesia. Menurut KBBI, "silengah" berarti berisiengah atau bersifat masa bodoh; lengah; tidak perduli apa-apa. Kata ini memiliki asal-usul yang menarik, mungkin terkait dengan kebiasaan orang tua kita yang tidak terlalu khawatir dengan hal-hal kecil. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "silengah" sering digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang tidak terlalu peduli dengan apa yang terjadi di sekitarnya. Mereka mungkin tidak merasa terpanggil untuk menolong orang lain atau tidak peduli dengan masalah-masalah yang timbul. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "silengah" dalam kalimat yang alami: - "Dia sangat berkelakuan silengah, tidak peduli dengan keadaan rumah yang kotor." - "Saya berharap kamu tidak menjadi orang silengah seperti dia, yang tidak pernah peduli dengan apa yang terjadi di sekitar." - "Jangan menjadi orang silengah, yang hanya peduli dengan diri sendiri tanpa peduli dengan orang lain." Dalam budaya Indonesia modern, kata "silengah" memiliki relevansi yang sangat penting. Kita sering melihat orang-orang yang terlalu sibuk dengan kehidupan pribadi mereka sendiri, tidak peduli dengan apa yang terjadi di sekitar. Mereka mungkin tidak peduli dengan lingkungan sekitar, tidak peduli dengan masalah-masalah sosial yang terjadi, atau tidak peduli dengan kebutuhan orang lain.