Arti Kata "sindrom" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sindrom" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sindrom

sin·drom n himpunan gejala atau tanda yg terjadi serentak (muncul bersama-sama) dan menandai ketidaknormalan tertentu; hal-hal (spt emosi atau tindakan) yg biasanya secara bersama-sama membentuk pola yg dapat diidentifikasi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sindrom"

📝 Contoh Penggunaan kata "sindrom" dalam Kalimat

1.sindrom Down adalah kondisi ketidaknormalan pada bayi baru lahir yang disebabkan oleh kekurangan kromosom.
2.Dia menderita sindrom bipolar yang menyebabkan emosinya naik-turun secara drastis.
3.Penelitian ilmiah menemukan sindrom kelelahan pada pekerja yang melaksanakan tugas berlebihan.
4.sindrom Oedipus adalah konflik batin yang dialami oleh tokoh dalam novel Hamlet.
5.Penderita sindrom Asperger memiliki kesulitan dalam berkomunikasi dengan orang lain.

📚 Artikel terkait kata "sindrom"

Mengenal Kata 'sindrom' - Inspirasi dan Motivasi

**Mengenal Sindrom: Konsep yang Menyimbolkan Ketidaknormalan**

Sindrom adalah istilah yang berasal dari bahasa Yunani, dengan makna yang terkait dengan himpunan gejala atau tanda yang terjadi serentak dan menandai ketidaknormalan tertentu. Konsep ini telah berkembang sejak zaman kuno dan telah digunakan dalam berbagai bidang, seperti kedokteran, psikologi, dan sosiologi. Dalam konteks historis, sindrom telah digunakan untuk menggambarkan kondisi-kondisi tertentu yang tidak dapat dijelaskan oleh gejala-gejala individu. Contohnya, sindrom Alzheimer adalah kondisi neurodegeneratif yang menyebabkan penurunan kemampuan kognitif dan perilaku. Dalam konteks sosial, sindrom juga digunakan untuk menggambarkan pola-pola perilaku atau emosi yang tidak normal atau tidak diharapkan. Sindrom juga dapat digunakan dalam kalimat yang alami, seperti: "Sindrom stres kerja menyebabkan banyak orang mengalami kelelahan dan depresi." atau "Sindrom sosial media membuat banyak orang merasa kurang nyaman dengan diri sendiri." Dalam kedua contoh kalimat tersebut, kata "sindrom" digunakan untuk menggambarkan kondisi-kondisi tertentu yang tidak normal atau tidak diharapkan. Dalam kehidupan sehari-hari, sindrom sangat relevan dalam membantu kita memahami dan mengatasi kondisi-kondisi tertentu. Dalam budaya Indonesia modern, sindrom juga digunakan untuk menggambarkan pola-pola perilaku atau emosi yang tidak normal atau tidak diharapkan, seperti sindrom anak muda yang malas atau sindrom orang tua yang tidak mau beradaptasi dengan teknologi. Dengan memahami sindrom, kita dapat lebih mudah mengatasi kondisi-kondisi tertentu dan meningkatkan kualitas hidup kita.

**Penggunaan Sindrom dalam Berbagai Bidang**

Sindrom telah digunakan dalam berbagai bidang, seperti kedokteran, psikologi, sosiologi, dan lain-lain. Dalam kedokteran, sindrom digunakan untuk menggambarkan kondisi-kondisi tertentu yang tidak dapat dijelaskan oleh gejala-gejala individu. Dalam psikologi, sindrom digunakan untuk menggambarkan pola-pola perilaku atau emosi yang tidak normal atau tidak diharapkan. Dalam sosiologi, sindrom digunakan untuk menggambarkan pola-pola sosial atau ekonomi yang tidak normal atau tidak diharapkan. Dengan memahami sindrom, kita dapat lebih mudah mengatasi kondisi-kondisi tertentu dan meningkatkan kualitas hidup kita. Jadi, mari kita kenali sindrom dan cara menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari!