Arti Kata "skopometer" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "skopometer" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

skopometer

sko·po·me·ter /skopométer/ n Dok alat untuk mengukur warna, kekeruhan, dan fenomena optik lainnya dr cairan tanpa menggunakan standar perbandingan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "skopometer"

📝 Contoh Penggunaan kata "skopometer" dalam Kalimat

1.Dalam laboratorium kimia, peneliti menggunakan skopometer untuk mengukur kekeruhan cairan.
2.Mahasiswa harus memahami cara menggunakan skopometer dengan benar untuk menganalisis sampel kimia.
3.Ilmuwan menggunakan skopometer untuk mengukur perubahan warna cairan selama proses kimia.
4.Dokter laboratorium menggunakan skopometer untuk mendiagnosis penyakit melalui analisis cairan tubuh.
5.Dalam proses produksi minuman, perusahaan menggunakan skopometer untuk memastikan kualitas cairan minuman.

📚 Artikel terkait kata "skopometer"

Mengenal Kata 'skopometer' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "skopometer" - Alat Ukur Fenomena Optik yang Menakjubkan

Dalam dunia sains dan teknologi, terdapat banyak alat ukur yang digunakan untuk mengukur berbagai fenomena alam. Salah satu contoh alat ukur yang menakjubkan adalah skopometer. Dokumen resmi bahasa Indonesia mendefinisikan skopometer sebagai alat untuk mengukur warna, kekeruhan, dan fenomena optik lainnya dari cairan tanpa menggunakan standar perbandingan. Sejarah dan Kegunaan Skopometer Skopometer telah digunakan dalam berbagai bidang, mulai dari industri farmasi hingga penelitian ilmiah. Alat ini digunakan untuk mengukur warna cairan, seperti dalam proses pengolahan obat-obatan, dan kekeruhan cairan, seperti dalam proses pengolahan air limbah. Selain itu, skopometer juga digunakan untuk mengukur fenomena optik lainnya, seperti refraksi dan difraksi cairan. Contoh Penggunaan Skopometer dalam Kalimat - "Dalam laboratorium farmasi, kami menggunakan skopometer untuk mengukur warna cairan obat-obatan." - "Teknisi laboratorium menggunakan skopometer untuk mengukur kekeruhan air limbah sebelum dimasukkan ke dalam sistem pengolahan." - "Dalam penelitian ilmiah, kami menggunakan skopometer untuk mengukur refraksi cairan pada kondisi tertentu." Relevansi Skopometer dalam Kehidupan Sehari-Hari Skopometer tidak hanya digunakan dalam laboratorium dan industri, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, pada industri kosmetik, skopometer digunakan untuk mengukur warna kosmetik, seperti warna cat wajah dan lipstik. Selain itu, skopometer juga digunakan dalam industri makanan untuk mengukur kekeruhan makanan, seperti pada proses pengolahan susu. Dengan demikian, skopometer merupakan alat ukur yang sangat penting dalam berbagai bidang, dari industri hingga penelitian ilmiah. Dengan menggunakan skopometer, kita dapat mengukur berbagai fenomena optik dengan akurat dan cepat.