Arti Kata "sosor" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sosor" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sosor

so·sor, me·nyo·sor v menyerang dng paruh (tt angsa)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sosor"

📝 Contoh Penggunaan kata "sosor" dalam Kalimat

1.Anak-anak bermain di taman sambil menonton angsa yang menyosor di kolam air.
2.Pada musim semi, angsa-anngsa mulai menyosor ke tanah mencari makanan.
3.Saya pernah melihat seekor angsa yang menyosor dengan paruhnya ke tanah mencari biji-bijian.
4.Mereka mengatakan bahwa di daerah hutan, angsa-angsa sering menyosor ke tanah mencari sumber makanan.
5.Di kebun binatang, angsa-angsa betina menyosor ke tanah untuk menaruh telur mereka.

📚 Artikel terkait kata "sosor"

Mengenal Kata 'sosor' - Inspirasi dan Motivasi

Menyerang dengan Paruh: Mengenal Kata "Sosor" dalam Bahasa Indonesia

Kata "sosor" sering digunakan dalam konteks angsa, tetapi apakah Anda tahu makna sebenarnya dari kata ini? Dalam bahasa Indonesia, sosor memiliki arti resmi sebagai "menyerang dengan paruh" terutama pada angsa. Kata ini sering digunakan dalam kalimat yang menggambarkan perilaku agresif angsa. Pada masa lalu, kata sosor sering digunakan dalam konteks kehidupan di pedesaan, di mana angsa sering dijumpai di sekitar sawah dan ladang. Pada saat itu, angsa dianggap sebagai hewan yang agresif dan dapat menyebabkan kerugian pada panen. Dengan demikian, kata sosor menjadi bagian dari bahasa sehari-hari masyarakat pedesaan untuk menggambarkan perilaku angsa yang menyerang. Berikut beberapa contoh penggunaan kata sosor dalam kalimat yang alami: - "Angsa itu menyerang dengan paruhnya, membuat saya terkejut." - "Saya harus berhati-hati karena angsa di sekitar sawah itu suka sosor." - "Anak saya terluka karena angsa sosor padanya." Kata sosor juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Meskipun angsa tidak lagi dijumpai di sekitar sawah dan ladang, kata ini masih digunakan dalam kalimat yang menggambarkan perilaku agresif. Selain itu, kata sosor juga digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam lagu-lagu rakyat yang menggambarkan perilaku angsa yang menyerang. Dengan demikian, kata sosor menjadi bagian dari bahasa Indonesia yang unik dan menarik. Dalam artikel ini, kita telah melihat makna dan konteks historis dari kata sosor, serta contoh penggunaannya dalam kalimat yang alami.