Arti Kata "sudah mengilang membajak pula" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sudah mengilang membajak pula" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sudah mengilang membajak pula

sudah me.ngi.lang membajak pula Peribahasa tidak henti-hentinya bekerja (menderita kesusahan dan sebagainya)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sudah mengilang membajak pula"

📝 Contoh Penggunaan kata "sudah mengilang membajak pula" dalam Kalimat

1.Saya sudah mengilang membajak pula, tetapi hutang masih belum lunas.
2.Kehidupan di desa sudah mengilang membajak pula, tapi masih belum sejahtera.
3.Sebagai pekerja keras, dia sudah mengilang membajak pula, namun tidak pernah puas.
4.Saya sudah mengilang membajak pula selama 20 tahun, tapi tidak pernah merasa lelah.
5.Dia sudah mengilang membajak pula dari anak ke anak, tetapi kebiasaan itu masih terus berlanjut.

📚 Artikel terkait kata "sudah mengilang membajak pula"

Mengenal Kata 'sudah mengilang membajak pula' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "sudah mengilang membajak pula" - Inspirasi dan Motivasi

Peribahasa "sudah mengilang membajak pula" adalah ungkapan dalam bahasa Indonesia yang memiliki makna yang sangat dalam. Kata ini sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak pernah berhenti bekerja keras, tidak pernah menyerah, dan selalu siap untuk menghadapi tantangan. Dengan demikian, peribahasa ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi banyak orang di Indonesia.

Sejarah dan Makna Konteks

Pada awalnya, peribahasa "sudah mengilang membajak pula" berasal dari kehidupan petani di pedalaman Indonesia. Mereka harus bekerja keras dari pagi hingga sore untuk membajak tanah, menanam, dan memanen hasil panen. Mereka tidak pernah berhenti bekerja, tidak pernah menyerah, dan selalu siap untuk menghadapi tantangan alam. Dengan demikian, peribahasa ini menjadi simbol kekuatan dan ketabahan petani Indonesia.

Penggunaan dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "sudah mengilang membajak pula" dalam kalimat yang alami: - "Ayah saya sudah mengilang membajak pula sejak pagi hingga sore untuk memanen hasil panen." - "Ibu saya selalu mengatakan bahwa saya harus sudah mengilang membajak pula jika ingin sukses dalam karir." - "Saya sangat menghargai ibu saya yang sudah mengilang membajak pula selama ini untuk mendukung saya."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Peribahasa "sudah mengilang membajak pula" masih sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Banyak orang yang menggunakan peribahasa ini sebagai inspirasi dan motivasi untuk bekerja keras dan tidak pernah menyerah. Dengan demikian, peribahasa ini menjadi bagian penting dari budaya Indonesia yang menghargai kekuatan dan ketabahan.