Arti Kata "halaik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "halaik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

halaik

ha·la·ik kl n penyembah berhala; orang yg tidak menganut agama

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "halaik"

📝 Contoh Penggunaan kata "halaik" dalam Kalimat

1.Pemuka agama mengecam orang-orang yang dipercaya sebagai penyembah berhala.
2.Pengaruh kolonial memunculkan masyarakat yang tidak menganut agama asli.
3.Di masa lalu, banyak orang yang dianggap sebagai penyembah berhala oleh masyarakat.
4.Ketika melihat patung-patung berhala, seorang ahli teologi menjelaskan asal-usulnya.
5.Perubahan nilai-nilai sosial membuat banyak orang kehilangan identitas sebagai penyembah berhala.

📚 Artikel terkait kata "halaik"

Mengenal Kata 'halaik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "halaik" - Konsep Agama dalam Kehidupan Sehari-hari

Definisi dan Konteks Historis

Kata "halaik" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang sangat spesifik, yaitu penyembah berhala atau orang yang tidak menganut agama. Kata ini memiliki akar yang kaya dalam sejarah dan budaya Indonesia, terutama terkait dengan kepercayaan dan praktik agama yang berbeda-beda. Dalam konteks historis, kata "halaik" sering digunakan untuk menggambarkan komunitas atau individu yang tidak menganut agama Hindu, Buddha, atau Islam.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

Kata "halaik" dapat digunakan dalam kalimat yang alami untuk menjelaskan makna yang lebih spesifik. Misalnya, "Masyarakat di pedalaman Indonesia masih dianggap sebagai halaik karena mereka tidak menganut agama Islam." Atau, "Komunitas halaik di desa tersebut masih menjalankan kepercayaan tradisional mereka." Dalam kedua contoh tersebut, kata "halaik" digunakan untuk menggambarkan individu atau komunitas yang memiliki kepercayaan dan praktik agama yang berbeda.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "halaik" masih memiliki relevansi yang signifikan. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti menggambarkan individu atau komunitas yang memiliki kepercayaan dan nilai-nilai yang berbeda. Misalnya, "Orang halaik masih memiliki peran penting dalam kehidupan komunitas mereka." Dalam contoh tersebut, kata "halaik" digunakan untuk menggambarkan individu atau komunitas yang memiliki kepercayaan dan nilai-nilai yang berbeda, tetapi masih memiliki kontribusi positif dalam kehidupan sehari-hari.