Arti Kata "sudah se asam segaramnya" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sudah se asam segaramnya" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sudah se asam segaramnya

Peribahasa sudah tidak ada celanya (tentang pekerjaan, perbuatan)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sudah se asam segaramnya"

📝 Contoh Penggunaan kata "sudah se asam segaramnya" dalam Kalimat

1.Pekerjaan itu sudah se asam segaramnya, tidak ada lagi celanya yang perlu diperbaiki.
2.Dalam rapat hari ini, keputusan sudah se asam segaramnya, tidak ada lagi perdebatan.
3.Penelitian sudah se asam segaramnya, tidak ada lagi kesalahpahaman tentang metode.
4.Kerja sama antara tim sudah se asam segaramnya, tidak ada lagi permasalahan yang tidak terpecahkan.
5.Proyek pembangunan jalan sudah se asam segaramnya, tidak ada lagi celanya yang perlu diperbaiki sebelum diresmikan.

📚 Artikel terkait kata "sudah se asam segaramnya"

Mengenal Kata 'sudah se asam segaramnya' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sudah Se Asam Segaramnya" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "sudah se asam segaramnya" adalah salah satu peribahasa yang populer di Indonesia. Berasal dari kata "asam" dan "garam", peribahasa ini memiliki makna yang sangat mendalam, yaitu telah mencapai tingkat kesempurnaan atau kebaikan yang tidak ada celanya lagi. Dalam konteks historis, peribahasa ini mungkin berasal dari pengalaman bangsawan atau pejabat yang telah mencapai posisi yang tinggi dan tidak lagi memiliki masalah atau kekurangan apa pun. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "sudah se asam segaramnya" digunakan untuk menggambarkan seseorang atau sesuatu yang telah mencapai tingkat kesempurnaan yang luar biasa. Misalnya, "Setelah banyak berjuang, dia sudah se asam segaramnya dalam karirnya dan memiliki kehidupan yang stabil." Atau, "Makanan yang dibuat oleh ibunya sudah se asam segaramnya, tidak ada rasa yang tidak enak lagi." Contoh lainnya adalah, "Setelah beberapa tahun berusaha, bisnisnya sudah se asam segaramnya dan mendapatkan keuntungan yang besar." Peribahasa "sudah se asam segaramnya" juga memiliki relevansi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks motivasi dan inspirasi. Dengan kata lain, peribahasa ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi kita untuk terus berusaha dan mencapai kesempurnaan. Selain itu, peribahasa ini juga dapat digunakan sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, mari kita jadikan peribahasa "sudah se asam segaramnya" sebagai inspirasi dan motivasi kita untuk terus mencapai kesempurnaan.