Arti Kata "suklapaksa" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "suklapaksa" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

suklapaksa

su·kla·pak·sa n bagian paruh pertama dr satu bulan; paruh terang dl sistem penanggalan Jawa Kuna

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "suklapaksa"

📝 Contoh Penggunaan kata "suklapaksa" dalam Kalimat

1.Pendidikan agama Hindu menjelaskan bahwa suklapaksa merupakan waktu yang sangat penting dalam perayaan Galungan. Menurut sistem penanggalan Jawa Kuna, suklapaksa dipecah menjadi dua bagian: suklapaksa dan kresnepaksa. Para pekerja di pabrik harus bekerja sama untuk menyelesaikan proyek sebelum suklapaksa. Di daerah Jawa, masyarakat masih menggunakan sistem penanggalan Jawa Kuna, termasuk perhitungan suklapaksa.

📚 Artikel terkait kata "suklapaksa"

Mengenal Kata 'suklapaksa' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "suklapaksa" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "suklapaksa" merupakan istilah resmi dalam Bahasa Indonesia yang memiliki makna khusus. Dalam konteks historis dan sosial, suklapaksa merujuk pada bagian paruh pertama dari satu bulan dalam sistem penanggalan Jawa Kuna. Sistem penanggalan ini memiliki dua paruh, yaitu suklapaksa dan wuku, yang digunakan untuk mengukur waktu dan kejadian dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kehidupan sehari-hari, suklapapaksa masih relevan digunakan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Di suklapaksa bulan, kami biasanya melakukan ritual untuk memohon keberkahan." atau "Pada suklapaksa bulan ini, kami akan melakukan pembersihan rumah untuk menghilangkan keburukan." Dalam beberapa kasus, suklapaksa juga digunakan sebagai inspirasi dan motivasi untuk melakukan hal-hal positif. Dalam kehidupan modern, suklapaksa masih memiliki relevansi dengan kebudayaan Indonesia. Banyak masyarakat yang masih memperhatikan sistem penanggalan Jawa Kuna, sehingga suklapaksa tetap menjadi bagian yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, suklapaksa juga dapat dijadikan sebagai inspirasi untuk lebih memahami dan menghargai kebudayaan Indonesia yang kaya dan beragam.