Arti Kata "akuifer" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "akuifer" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

akuifer

aku·i·fer /akuifér/ n Geo lapisan kulit bumi berpori yg dapat menahan air dan terletak di antara dua lapisan yg kedap air;
-- artesis Tan akuifer yg airnya dibatasi oleh dasar yg relatif kedap air sehingga mendapat tekanan yg cukup untuk menaikkan air sumur ke atas puncak akuifer

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "akuifer"

📝 Contoh Penggunaan kata "akuifer" dalam Kalimat

1.akuifer merupakan lapisan tanah atau batuan yang mampu menyimpan air tanah.
2.Petani di daerah tersebut sangat bergantung pada akuifer untuk kebutuhan irigasi.
3.Geologis sedang melakukan penelitian untuk mengetahui kedalaman akuifer di daerah tersebut.
4.Pengelolaan akuifer yang baik sangat penting untuk menjaga ketersediaan air tanah.
5.Pemanfaatan akuifer secara berlebihan dapat mengakibatkan penurunan muka air tanah di daerah tersebut.

📚 Artikel terkait kata "akuifer"

Pengertian dan Manfaat Akuifer dalam Sistem Hidrologi

Apa itu Akuifer?

Akuifer adalah lapisan tanah atau batuan yang mampu menyimpan air dan mengalirkannya. Akuifer merupakan bagian penting dalam siklus hidrologi alami, di mana air hujan yang meresap ke dalam tanah akan disimpan dalam akuifer dan dapat diperoleh melalui sumur atau mata air. Kemampuan akuifer untuk menyimpan air sangat bervariasi tergantung pada jenis material dan strukturnya.

Secara geologis, akuifer dapat terbentuk dari batuan sedimen seperti pasir, kerikil, dan batupasir yang memiliki porositas tinggi. Akuifer juga dapat terbentuk dari batuan karst seperti kapur yang memiliki sistem gua dan celah yang mampu menyimpan air dengan baik. Kedalaman dan ketebalan akuifer juga sangat bervariasi, mulai dari beberapa meter hingga ratusan meter di bawah permukaan tanah.

Petani di daerah pedesaan sering bergantung pada akuifer untuk kegiatan pertanian, terutama untuk irigasi pada musim kemarau. Air yang disimpan dalam akuifer dapat diambil melalui sumur bor atau sumur gali untuk memenuhi kebutuhan air tanaman. Namun, pengelolaan yang baik perlu dilakukan agar ketersediaan air tanah dalam akuifer tetap terjaga.

Para ahli geologi dan hidrologi melakukan penelitian untuk memahami karakteristik akuifer, termasuk kedalaman, kapasitas penyimpanan, dan aliran air di dalamnya. Data-data ini sangat penting dalam perencanaan pengelolaan sumber daya air dan mitigasi risiko terkait penurunan muka air tanah. Penggunaan teknologi seperti pemetaan satelit dan pengukuran geofisika digunakan untuk memetakan akuifer secara detail.

Pemanfaatan akuifer yang berlebihan dapat mengakibatkan penurunan muka air tanah dan bahkan intrusi air laut pada daerah pantai. Oleh karena itu, pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan penggunaan air tanah. Kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga akuifer sebagai sumber air bersih juga menjadi kunci dalam menjaga ketersediaan air untuk generasi mendatang.