Arti Kata "surih percakapan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "surih percakapan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

surih percakapan

membelokkan percakapan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "surih percakapan"

📝 Contoh Penggunaan kata "surih percakapan" dalam Kalimat

1.Dalam rapat, dia mencoba surih percakapan dengan cara menyebutkan nama-nama yang tidak hadir.
2.Seorang teman yang suka menimbulkan masalah sering membuat kita harus surih percakapan dari topik yang sudah ditetapkan.
3.Saya tidak ingin terlibat dalam percakapan yang tidak perlu, jadi saya memutuskan untuk surih percakapan ke topik lain.
4.Guru mencoba surih percakapan dari topik yang agak kontroversial agar siswa tidak terganggu.
5.Dalam acara formal, kita harus berhati-hati agar tidak surih percakapan ke topik yang tidak pantas.

📚 Artikel terkait kata "surih percakapan"

Mengenal Kata 'surih percakapan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Surih Percakapan" - Inspirasi dan Motivasi

Makna Surih Percakapan dan Konteks Historis

Kata "surih percakapan" dalam Bahasa Indonesia memiliki makna yang menarik, yaitu membelokkan percakapan. Istilah ini umum digunakan dalam konteks sosial dan budaya, terutama dalam masyarakat tradisional. Dalam beberapa abad lalu, "surih percakapan" sering digunakan sebagai strategi untuk mengarahkan percakapan ke arah yang diinginkan, sehingga memungkinkan untuk mempengaruhi pendapat orang lain. Praktik ini masih ada hingga saat ini, meskipun dalam bentuk yang lebih halus dan tidak terlalu eksplisit.

Contoh Penggunaan Kata Surih Percakapan

Dalam kehidupan sehari-hari, "surih percakapan" dapat terjadi dalam situasi berbeda-beda. Misalnya, ketika Anda sedang membicarakan tentang suatu topik yang sensitif, tetapi Anda ingin mengarahkan percakapan ke arah yang lebih positif, maka Anda dapat menggunakan strategi "surih percakapan". Contoh kalimat: "Mari kita tidak membicarakan tentang kegagalan itu, melainkan tentang kesempatan baru yang ada." Dalam kalimat ini, Anda telah melakukan "surih percakapan" untuk mengarahkan percakapan ke arah yang lebih positif. Contoh lainnya, ketika Anda ingin menghindari percakapan yang tidak nyaman, maka Anda dapat menggunakan strategi "surih percakapan" untuk mengarahkan percakapan ke arah yang lebih santai. Contoh kalimat: "Ayo kita tidak membicarakan tentang hal itu, melainkan tentang hobi kita." Dalam kalimat ini, Anda telah melakukan "surih percakapan" untuk mengarahkan percakapan ke arah yang lebih santai.

Relevansi Surih Percakapan dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, "surih percakapan" masih sangat relevan dan sering digunakan. Dalam budaya Indonesia modern, kita sering menghadapi situasi di mana kita harus menghadapi percakapan yang tidak nyaman atau tidak sesuai dengan keinginan kita. Dalam situasi seperti ini, strategi "surih percakapan" dapat sangat membantu kita untuk mengarahkan percakapan ke arah yang lebih positif atau santai. Dengan menggunakan strategi ini, kita dapat memungkinkan untuk mempengaruhi pendapat orang lain dan mengarahkan percakapan ke arah yang lebih menguntungkan.