Arti Kata "suruh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "suruh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

suruh

1su·ruh n perintah (supaya melakukan sesuatu);
-- dan tegah perintah dan larangan;
me·nyu·ruh v 1 memerintah (supaya melakukan sesuatu): dia - peragawati itu duduk dl berbagai pose; 2 memerintah supaya pergi ke ... (untuk melakukan sesuatu); mengutus: ia - anaknya membelikan obat;
me·nyu·ruh·kan v 1 menyuruh mengerjakan sesuatu; memerintahkan; 2 kl menyuruh pergi ke ...; mengutus: - segala hamba sahayanya menghadap Baginda;
su·ruh·an n 1 perintah: apakah Tuan khawatir - Tuan tidak saya kerjakan?; 2 sesuatu yg disuruhkan; 3 perbuatan (hal dsb) menyuruh; penyuruh; 4 cak orang yg disuruh; pesuruh;
su·ruh-su·ruh·an n abdi atau hamba yg disuruh;
pe·su·ruh n orang yg disuruh; suruhan;
pe·nyu·ruh n 1 orang yg menyuruh; 2 kl perbuatan (hal dsb) menyuruh

2su·ruh n sirih

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "suruh"

📝 Contoh Penggunaan kata "suruh" dalam Kalimat

1.Pengajar memberitahu siswa untuk menyelesaikan tugas sekolah sebelum hari Sabtu.
2.Pak Rudi diperintahkan oleh bosnya untuk melakukan audit ke kantor cabang di Jakarta.
3.Dia menjadi penyuruh dari keluarganya untuk mengurus keperluan harian.
4.Pengemudi taksi diperintahkan oleh klien untuk mengantarkan mereka ke bandara.
5.Rumah makan itu memiliki seorang suruhan untuk mengurus pelayanan tamu.

📚 Artikel terkait kata "suruh"

Mengenal Kata 'suruh' - Inspirasi dan Motivasi

**Makna dan Contoh Penggunaan Kata "Suruh" dalam Bahasa Indonesia**

Kata "suruh" memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia, mencakup perintah, tegah, dan larangan. Dalam konteks sejarah, kata ini digunakan sebagai perintah dari atasan kepada bawahan dalam struktur sosial yang lebih tradisional. Sebagai contoh, dalam masyarakat feudal, raja atau bangsawan seringkali memberikan perintah kepada abdi atau hamba untuk melakukan sesuatu. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "suruh" digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Ayah suruh saya membantu ibu berbelanja" atau "Dia suruh saya pergi ke toko untuk membeli obat". Dalam kalimat-kalimat ini, kata "suruh" digunakan sebagai perintah atau instruksi dari satu orang kepada orang lain.

Relevansi Kata "Suruh" dalam Budaya Indonesia Modern

Dalam budaya Indonesia modern, kata "suruh" masih digunakan dalam beberapa konteks. Misalnya, dalam konteks kerja, atasan seringkali memberikan perintah kepada bawahan untuk melakukan tugas-tugas tertentu. Dalam konteks sosial, kata "suruh" digunakan sebagai perintah dari orang tua kepada anak untuk melakukan sesuatu. Selain itu, kata "suruh" juga digunakan dalam konteks politik, seperti dalam perintah dari pemerintah kepada aparatur negara untuk melakukan sesuatu. Dalam keseluruhan, kata "suruh" memiliki makna yang luas dan relevan dalam berbagai konteks dalam bahasa Indonesia. Dengan memahami makna dan penggunaan kata "suruh", kita dapat lebih baik dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain dalam kehidupan sehari-hari.