Arti Kata "swa" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "swa" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

swa

<b>swa-</b> <i>bentuk terikat</i> sendiri: <i>swadaya; swakarya; swakelola

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "swa"

📝 Contoh Penggunaan kata "swa" dalam Kalimat

1.Pemerintah menggalang swadaya masyarakat dalam mencari solusi terhadap masalah lingkungan.
2.Kegiatan swakarya di sekolah sangat berdampak pada pembentukan karakter siswa.
3.Mereka memilih untuk melakukan swakelola sendiri terhadap proyek perbaikan jalan kampung mereka.
4.Pemerintah telah menggalang swadaya masyarakat untuk membantu korban bencana alam.
5.Pendidikan swadaya adalah cara efektif untuk membangun keterampilan siswa dalam mengerjakan tugas sendiri.

📚 Artikel terkait kata "swa"

Mengenal Kata 'swa' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "swa" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "swa" memiliki makna yang sangat dalam dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, kata "swa" merupakan bentuk terikat sendiri, seperti swadaya, swakarya, dan swakelola. Istilah-istilah ini telah menjadi bagian integral dalam budaya dan kehidupan sehari-hari Indonesia. Penggunaan kata "swa" telah berkembang sejak zaman kolonial, ketika masyarakat Indonesia mulai meninggalkan kebiasaan mengandalkan pemerintah kolonial untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan sehari-hari. Mereka mulai berusaha untuk mengembangkan kemampuan dan sumber daya sendiri, sehingga lahirlah konsep swadaya, yaitu kemampuan seseorang untuk melakukan pekerjaan dengan sendiri. Konsep ini kemudian berkembang menjadi swakarya, yaitu kemampuan seseorang untuk menciptakan dan mengembangkan sesuatu dengan sendiri. Penggunaan kata "swa" tidak hanya terbatas pada konteks historis, tetapi juga relevan dalam kehidupan sehari-hari modern. Misalnya, ketika kita berbicara tentang swakelola, yaitu kemampuan seseorang untuk mengelola dan mengembangkan sumber daya sendiri, kita dapat melihat betapa pentingnya kata "swa" dalam dunia bisnis, pendidikan, dan lain-lain. Dengan demikian, kata "swa" tidak hanya sebagai sebuah kata, tetapi juga sebagai inspirasi dan motivasi bagi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kemampuan dan kemandirian mereka.