Arti Kata "tabu" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tabu" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tabu

1ta·bu n yg dianggap suci (tidak boleh disentuh, diucapkan, dsb); pantangan; larangan;
me·na·bu·kan v menganggap sbg larangan; memantangkan: penduduk setempat ~ anak gadisnya menikah dng pemuda daerah lain

2ta·bu n, -- kayu tanaman, terutama untuk pagar, Crescentia cujete

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tabu"

📝 Contoh Penggunaan kata "tabu" dalam Kalimat

1.Kata-kata tabu dalam bahasa Sunda tidak boleh disebutkan secara terbuka dalam upacara adat.
2.Masyarakat lokal di sini melekatkan konsep tabu pada hewan berbisa yang dianggap berbahaya.
3.Dalam sastra, penulis sering menggunakan tema yang melibatkan makna tabu untuk menunjukkan kebebasan berekspresi.
4.Saya tidak bisa memahami mengapa kamu memilih untuk tidak mencari tempat kos yang ada di luar kota, karena itu sebenarnya bukanlah tabu.
5.Pendidikan mengenalkan anak-anak pada konsep tabu dengan cara yang menyenangkan dan interaktif.

📚 Artikel terkait kata "tabu"

Mengenal Kata 'tabu' - Inspirasi dan Motivasi

Tabu: Makna dan Konteks dalam Budaya Indonesia

Kata "tabu" memiliki makna yang kompleks dalam budaya Indonesia. Pada umumnya, tabu diartikan sebagai sesuatu yang dianggap suci dan tidak boleh disentuh atau diucapkan. Konsep ini telah ada sejak zaman prasejarah dan masih relevan hingga saat ini. Dalam konteks sosial, tabu seringkali terkait dengan pantangan atau larangan yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Contoh Penggunaan Tabu dalam Kalimat

Contoh-contoh penggunaan kata tabu dalam kalimat yang alami dapat dilihat dari beberapa situasi sehari-hari. Misalnya, "Penduduk setempat melarang anak gadisnya menikah dengan pemuda daerah lain karena dianggap sebagai tabu." Dalam kalimat ini, kata tabu digunakan untuk menggambarkan larangan atau pantangan yang berlaku dalam masyarakat. Contoh lainnya, "Karena tabu, mereka tidak berani membicarakan topik tersebut di depan umum." Dalam kalimat ini, kata tabu digunakan untuk menggambarkan suatu keadaan yang sensitif dan tidak boleh disentuh.

Relevansi Tabu dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, konsep tabu masih relevan dan banyak digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam budaya Indonesia, masih banyak masyarakat yang menganggap tabu untuk membicarakan topik-topik yang sensitif seperti keuangan atau hubungan asmara. Selain itu, dalam beberapa tradisi adat istiadat, masih ada pantangan atau larangan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Oleh karena itu, penting untuk memahami dan menghormati konsep tabu dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.