Arti Kata "takdis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "takdis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

takdis

tak·dis Ar n penyucian; pengudusan;
me·nak·dis·kan v menyucikan; menyatakan suci;
pe·nak·dis·an n proses, cara, perbuatan menakdiskan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "takdis"

📝 Contoh Penggunaan kata "takdis" dalam Kalimat

1.Pemimpin agama melakukan upacara takdis untuk membersihkan jiwa umat.
2.Guru mengajarkan takdis sebagai proses menyucikan hati dan pikiran siswa.
3.Dalam tradisi keagamaan, takdis dianggap sebagai cara untuk menunjukkan kesucian dan kekudusan.
4.Pengikut agama yang taat melakukan takdis secara teratur untuk memperkuat imannya.
5.takdis yang dilakukan oleh imam dalam upacara keagamaan dianggap sangat sakral dan berharga.

📚 Artikel terkait kata "takdis"

Mengenal Kata 'takdis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "takdis" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "takdis" memiliki makna yang dalam dan luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, "takdis" berarti penyucian atau pengudusan, baik dari segi spiritual maupun fisik. Dalam sejarah, kata ini sering digunakan dalam konteks keagamaan, terutama dalam tradisi Islam, untuk merujuk pada proses menyucikan jiwa dan tubuh dari segala kotoran dan dosa. Dalam prakteknya, "takdis" dilakukan dengan cara-cara yang berbeda-beda, tergantung pada kepercayaan dan tradisi masing-masing. Ada yang menggunakan air, ada yang menggunakan bahan-bahan alam, dan ada yang menggunakan doa dan meditation. Namun, tujuan dari "takdis" tetap sama, yaitu untuk mencapai keadaan yang suci dan tahir. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "takdis" dalam kalimat yang alami: * "Pada hari raya Idul Fitri, umat Islam melakukan "takdis" dengan berwudhu dan berpuasa untuk membersihkan jiwa dan tubuhnya." * "Ibu saya suka melakukan "takdis" dengan membersihkan rumah dan memasak makanan yang lezat untuk keluarganya." * "Saya merasa "tertakdis" setelah melakukan yoga dan meditation selama seminggu untuk mencapai keadaan yang lebih tenang dan fokus." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "takdis" juga memiliki relevansi yang sangat besar. Dalam budaya Indonesia modern, "takdis" sering digunakan dalam konteks pelepasan dosa dan penyucian jiwa. Namun, dalam konteks lain, "takdis" juga dapat berarti proses membersihkan dan mempercantik diri sendiri, baik dari segi fisik maupun mental. Dengan demikian, "takdis" menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita untuk selalu mencari kebaikan dan kesucian dalam hidup. Mencari Kebaikan dalam Hidup Dengan memahami makna dan konteks kata "takdis", kita dapat lebih mudah mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan melakukan "takdis", kita dapat mencapai keadaan yang suci dan tahir, baik dari segi jiwa maupun tubuh. Jadi, mari kita mencari kebaikan dan kesucian dalam hidup dengan melakukan "takdis" secara teratur dan konsisten.