Arti Kata "talam" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "talam" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

talam

ta·lam n dulang yg tidak berkaki;
-- dua muka, pb bermuka dua; mendua hati;
-- kuning konsentrat kuning yg merupakan hasil proses konsentrasi bijih uranium; -- tampung Geo daerah penampungan air hujan yg jatuh di daerah itu, kecuali sebagian air yg hilang krn penguapan, yg membentuk sungai yg mengalirkan air itu ke danau atau laut

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "talam"

📝 Contoh Penggunaan kata "talam" dalam Kalimat

1.Di pasar tradisional, pedagang menggunakan talam untuk menjual makanan.
2.Selama acara pernikahan, tamu diharapkan membawa uang dalam talam sebagai hadiah.
3.Pada zaman dahulu, talam digunakan sebagai alat transportasi barang.
4.Dalam proses pengolahan bijih uranium, talam digunakan untuk mengumpulkan konsentrat uranium.
5.Bulan Juni, air hujan yang jatuh di dataran tinggi akan mengisi talam yang kemudian mengalir ke sungai.

📚 Artikel terkait kata "talam"

Mengenal Kata 'talam' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Talam" - Inspirasi dari Bahasa Indonesia

Kata "talam" memiliki makna yang beragam dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks geologi, talam dapat diartikan sebagai tampung Geo, yaitu daerah penampungan air hujan yang jatuh di daerah itu, kecuali sebagian air yang hilang karena penguapan, yang membentuk sungai yang mengalirkan air itu ke danau atau laut. Namun, dalam konteks sosial dan budaya, talam juga memiliki makna yang lebih luas, seperti dulang yang tidak berkaki atau berbentuk muka dua. Dalam sejarah, kata talam telah digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam seni rupa tradisional Indonesia, talam sering digunakan sebagai alat untuk memahat atau mengukir batu atau kayu. Selain itu, dalam konteks geologi, talam juga digunakan untuk menggambarkan proses pembentukan sungai dan danau. Dalam kalimat yang alami, kita dapat melihat penggunaan kata talam dalam contoh berikut: "Air hujan yang jatuh di daerah tersebut mengisi talam dan membentuk sungai yang mengalir ke laut." Dalam kehidupan sehari-hari, kata talam masih memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, dalam konteks lingkungan hidup, talam dapat digunakan untuk menggambarkan daerah penampungan air hujan yang dapat membantu mengurangi banjir dan menghemat air. Selain itu, dalam konteks budaya, talam juga dapat digunakan sebagai simbol untuk menggambarkan kehidupan yang seimbang dan harmonis dengan alam. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami dan menghargai makna dan konteks dari kata talam dalam bahasa Indonesia.