Arti Kata "tanah persil" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tanah persil" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tanah persil

tanah sewa (lamanya 75 tahun)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tanah persil"

📝 Contoh Penggunaan kata "tanah persil" dalam Kalimat

1.Pemerintah telah menawarkan tanah persil kepada warga untuk dibangun rumah.
2.Saya sedang mencari tanah persil yang strategis di dekat pusat kota.
3.Pengembang properti menawarkan paket tanah persil dengan fasilitas lengkap.
4.Kota ini memiliki banyak tanah persil yang masih perlu diolah untuk hunian.
5.Pengalaman mengelola tanah persil membuat saya mahir dalam manajemen properti.

📚 Artikel terkait kata "tanah persil"

Mengenal Kata 'tanah persil' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tanah Persil" - Konsep Hukum Tanah yang Berbeda

Tanah persil adalah istilah yang sering digunakan dalam konteks hukum tanah di Indonesia. Secara resmi, tanah persil adalah tanah yang disewakan untuk jangka waktu 75 tahun atau lebih, dengan ketentuan tertentu. Konsep ini muncul sebagai hasil dari perubahan hukum tanah yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan dalam perdagangan tanah. Penggunaan kata "tanah persil" dalam kalimat dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang konsep ini. Misalnya, "Pemilik tanah persil harus mengurus pajak tanah secara tepat waktu." atau "Tanah persil dijual dengan harga yang lebih tinggi karena lokasinya strategis." Dalam konteks lain, "Pemerintah harus memastikan bahwa hak atas tanah persil tidak dijual-beli secara ilegal." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "tanah persil" memiliki relevansi yang signifikan, terutama dalam konteks ekonomi dan hukum. Banyak orang yang memiliki tanah persil sebagai aset investasi, dan mereka harus memahami ketentuan-ketentuan yang berlaku untuk mengelola dan menjualnya. Selain itu, pemerintah juga berperan dalam memastikan bahwa kegiatan perdagangan tanah persil tidak menciptakan masalah sosial dan ekonomi. Dengan demikian, penggunaan kata "tanah persil" dalam kalimat dapat memberikan gambaran yang jelas tentang pentingnya konsep ini dalam kehidupan sehari-hari.