Arti Kata "tarik muka dua belas" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tarik muka dua belas" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tarik muka dua belas

Peribahasa perihal orang yang sangat kecewa dan kelihatan selalu kesal Cakapan (tidak baku) menunjukkan air muka yang tidak keruan; kecewa atau kesal

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tarik muka dua belas"

📝 Contoh Penggunaan kata "tarik muka dua belas" dalam Kalimat

1.Ibu sangat kecewa dengan tindakan anaknya, jadi wajahnya terlihat tarik muka dua belas.
2.Pada hari itu, wajahnya terlihat tarik muka dua belas karena kehilangan dompetnya.
3.Sejak itu, wajahnya terlihat tarik muka dua belas dan tak pernah berseri-seri.
4.Di dalam novel tersebut, tokoh utamanya memiliki wajah yang selalu terlihat tarik muka dua belas karena kesedihan.
5.Siswa itu terlihat tarik muka dua belas karena mendapat nilai kurang pada ulangan harian.

📚 Artikel terkait kata "tarik muka dua belas"

Mengenal Kata 'tarik muka dua belas' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tarik muka dua belas" - Inspirasi dan Motivasi

Ketika seseorang mengalami kekecewaan atau kesal, sering kali mereka tampak dengan wajah yang tidak menentu. Fenomena ini telah dikenal dalam bahasa Indonesia sebagai "tarik muka dua belas". Peribahasa ini memiliki makna resmi sebagai "perihal orang yang sangat kecewa dan kelihatan selalu kesal". Dengan demikian, kata ini dapat menggambarkan emosi yang kompleks dan dapat dialami oleh orang mana pun. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat orang-orang yang terlihat "tarik muka dua belas" ketika mereka menghadapi situasi sulit atau kegagalan. Mereka mungkin tampak kesal, kecewa, atau bahkan sedih. Contoh penggunaan kata ini dapat dilihat dalam kalimat seperti: "Dia tampak tarik muka dua belas setelah gagal mendapatkan pekerjaan impian", atau "Saya melihat teman saya tarik muka dua belas karena putus cinta". Dengan menggunakan kata ini, kita dapat menggambarkan emosi yang kompleks dan membuat orang lain lebih mudah memahami situasi. Dalam budaya Indonesia modern, kata "tarik muka dua belas" masih sangat relevan. Kita sering melihat orang-orang yang terlihat "tarik muka dua belas" di media sosial, di kantor, atau bahkan di rumah. Dengan demikian, kita dapat menggunakan kata ini untuk menggambarkan emosi yang kompleks dan membuat orang lain lebih mudah memahami situasi. Dengan memahami makna dan penggunaan kata "tarik muka dua belas", kita dapat menjadi lebih empatik dan peduli terhadap orang-orang yang mengalami kesulitan.