Arti Kata "tarikat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tarikat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tarikat

ta·ri·kat ? tarekat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tarikat"

📝 Contoh Penggunaan kata "tarikat" dalam Kalimat

1.Pemerintah telah mengatur aturan baru untuk mengelola kegiatan di beberapa tarikat yang diduga memiliki tujuan politis.
2.Ia sering mengunjungi tarikat untuk menemukan kebenaran dan mendapatkan petunjuk hidup.
3.Pada masa lalu, tarikat berperan penting dalam penyebaran ajaran agama di daerah pedalaman.
4.Masyarakat setempat sangat hormat terhadap tarikat yang telah membantu mereka dalam masa kesulitan.
5.Guru spiritual di tarikat tersebut telah membimbingnya menuju kebenaran spiritual selama beberapa tahun.

📚 Artikel terkait kata "tarikat"

Mengenal Kata 'tarikat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tarikat": Gaya Hidup Spiritual yang Beragam

Dalam konteks historis dan sosial, kata tarikat memiliki makna yang luas, mencakup berbagai gaya hidup spiritual yang berkembang di berbagai budaya dan agama. Tarikat seringkali terkait dengan kelompok-kelompok keagamaan yang memiliki tujuan dan prinsip-prinsip tertentu, seperti penyembahan, pengabdian, atau perjuangan spiritual. Dalam sejarah, terdapat banyak contoh tarikat yang telah berkembang di berbagai belahan dunia, dengan ciri khas dan tradisi yang unik. Misalnya, dalam kalimat "Ia bergabung dengan tarikat sufi untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaannya", kata tarikat digunakan untuk menggambarkan kelompok keagamaan yang memiliki tujuan spiritual. Atau dalam kalimat "Tarikat militan yang dipimpin oleh imam agung memiliki pengaruh besar dalam perang saudara", kata tarikat digunakan untuk menggambarkan kelompok keagamaan yang memiliki tujuan perjuangan. Dalam kehidupan sehari-hari, tarikat masih memiliki relevansi yang signifikan. Banyak orang yang mencari kebenaran dan kebahagiaan spiritual melalui bergabung dengan tarikat, baik yang tradisional maupun modern. Dalam budaya Indonesia modern, terdapat banyak contoh tarikat yang telah berkembang, seperti tarikat sufi, tarikat sufism, dan lain-lain. Mereka seringkali memiliki komunitas yang erat dan kegiatan spiritual yang bermanfaat bagi anggota masyarakat. Dengan demikian, kata tarikat tetap memiliki makna yang mendalam dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.