Arti Kata "tatih" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tatih" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tatih

ta·tih v, ber·ta·tih-ta·tih v berjalan dng langkah yg lamban dan agak terhuyung-huyung (spt anak kecil yg mulai dapat berjalan);
me·na·tih v memimpin (biasanya kanak-kanak) untuk belajar berjalan;
ter·ta·tih-ta·tih v bertatih-tatih

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tatih"

📝 Contoh Penggunaan kata "tatih" dalam Kalimat

1.Anak kecil mulai belajar berjalan dengan bertatih-tatih di sekitar rumah.
2.Ayahnya memimpinnya dengan sabar, me-na-tih anaknya untuk tidak takut.
3.Ibu senang melihat anaknya mulai dapat berjalan dengan langkah lambat dan terhuyung-huyung.
4.Di taman bermain, anak-anak bermain dengan bertatih-tatih di atas taman bermain yang licin.
5.Guru sekolah memimpin anak-anak baru untuk belajar berjalan dengan lebih stabil dan tidak terhuyung-huyung.

📚 Artikel terkait kata "tatih"

Mengenal Kata 'tatih' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tatih" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "tatih" memiliki makna yang unik dan menarik, terutama dalam konteks anak-anak yang belajar berjalan. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata "tatih" memiliki arti "berjalan dengan langkah lambat dan agak terhuyung-huyung, seperti anak kecil yang mulai dapat berjalan". Kata ini juga dapat berarti "memimpin anak-anak untuk belajar berjalan" atau "bertatih-tatih" yang berarti melakukan sesuatu dengan hati-hati dan teliti. Dalam sejarah, kata "tatih" mungkin memiliki makna yang lebih luas, tetapi dalam konteks modern, kata ini lebih sering digunakan dalam konteks anak-anak yang belajar berjalan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita mungkin sering melihat anak-anak yang masih belajar berjalan dan bertatih-tatih di sekitar kita. Tatih menjadi simbol kegagalan dan kesabaran, karena anak-anak harus berusaha keras untuk belajar berjalan tanpa jatuh. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "tatih" dalam kalimat yang alami: - "Anakku mulai belajar berjalan dan bertatih-tatih di sekitar ruangan." - "Ayahku sangat sabar dan menatih saya untuk belajar berjalan sebelum saya jatuh." - "Kakak saya masih bertatih-tatih di tangga karena masih takut jatuh." Dalam budaya Indonesia modern, kata "tatih" memiliki makna yang lebih dalam dan simbolik. Tatih menjadi simbol kesabaran, kegagalan, dan keberanian. Kita dapat melihat anak-anak yang bertatih-tatih di sekitar kita dan merasa bangga dengan kemajuan mereka. Kita juga dapat belajar dari anak-anak yang bertatih-tatih dan menjadi lebih sabar dan berani dalam menghadapi tantangan.