Arti Kata "tegang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tegang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tegang

te·gang a 1 kencang (regang, spt tali yg ditarik atau direntangkan); tidak lembap, regang (tt gendang dsb); rata tidak kendur (tt kulit tubuh): tarik tali ini supaya --; kalau angin kencang layar perahu --; 2 kaku (tt rambut, urat, dsb): rambutnya -- kepirangan; 3 keras dan liat (tt daging): rasanya otot perutku mulai mengeras dan --; 4 terasa mencekam (tt perasaan, jiwa): dl saat yg kritis itu, semua menunggu dng perasaan --; 5 ki bertentangan keras (tt perhubungan diplomatik, pertalian, dsb): hubungan politik kedua negara itu semakin --; 6 sangat berbahaya (tt perselisihan dsb); 7 Ling ciri pembeda yg ditandai dng penegangan otot dl artikulasi, msl [e] adalah tegang, [a] adalah kendur;
kendur menyusut, -- memutus, pb dikatakan tt cara memerintah atau mengurus sesuatu yg kurang baik, yaitu kelemahan yg menyebabkan kekacauan dan kekerasan yg menimbulkan kerusuhan;
ber·si·te·gang v sama-sama (saling) menjadi tegang: dl rapat sering terjadi ~ di antara anggota;
~ urat leher saling berkeras (dl percekcokan); tidak mau mengalah; mengotot: kalau kita terus ~ tentu tidak akan ada penyelesaiannya;
me·ne·gang v 1 menjadi tegang; 2 merentang: urat-urat di wajahnya ~;
me·ne·gangi v menarik supaya tegang: suruhlah dia ~ tali pukat itu;
me·ne·gang·kan v 1 menjadikan tegang; 2 menarik supaya tegang; meregangkan; merentangkan: suasana menjelang pemilu sangat ~;
te·gang·an n 1 tekanan yg diakibatkan oleh tarikan; 2 gaya pd tali atau batang yg menunjang beban atau yg disebabkan oleh rentangan antara dua titik; 3 Sas ketidakpastian yg berkelanjutan atau suasana yg makin mendebarkan yg diakibatkan oleh jalinan alur dl cerita rekaan atau lakon; 4 Psi keadaan mencekam sbg akibat perasaan khawatir, terhambat, frustrasi, atau terlalu bergelora; 5 Tek arus (aliran) listrik;
~ jantung derajat kontraksi dr otot jantung; ~ pemungkas Sas adanya secercah harapan yg kadang-kadang timbul saat menjelang terjadinya penyelesaian dl drama duka;
pe·ne·gang 1 n alat untuk menegangkan; 2 a orang yg mudah atau cepat menjadi tegang (khawatir, takut, dsb);
pe·ne·gang·an n proses, cara, perbuatan menjadikan tegang;
ke·te·gang·an n hal (keadaan) tegang; pertentangan yg keras: perbedaan pendapat antara mereka menimbulkan ~ kembali; segala ~ pikiran harus dihilangkan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tegang"

📝 Contoh Penggunaan kata "tegang" dalam Kalimat

1.Berikut adalah lima contoh kalimat dalam bahasa Indonesia yang menggunakan kata "tegang":
2.Ketegangan antara kedua tim sepak bola mulai terasa saat mereka bertemu di babak final.
3.Pemerintah harus meningkatkan kemampuan infrastruktur untuk mengurangi ketegangan lalu lintas di kota.
4.Pengamat politik mengatakan bahwa hubungan diplomatik antara dua negara sedang semakin tegang karena perbedaan pendapat.
5.Saat cuaca buruk, kapal harus siap menghadapi ketegangan angin yang dapat menyebabkan kecelakaan.

📚 Artikel terkait kata "tegang"

Mengenal Kata 'tegang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tegang" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "tegang" adalah istilah yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan kondisi fisik maupun emosi yang kencang, keras, dan tidak lembut. Dalam sejarah, kata ini berasal dari kata "regang", yang berarti kencang atau tidak lembut. Pada awalnya, kata "tegang" hanya digunakan untuk menggambarkan kondisi fisik, seperti tali yang direntangkan atau kulit tubuh yang kencang. Namun, seiring waktu, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan kondisi emosi, seperti perasaan khawatir, takut, atau frustrasi. Contoh penggunaan kata "tegang" dalam kalimat alami adalah: * "Rambutnya tegang kepirangan setelah digombalin dengan benang." (dalam arti rambut kencang dan tidak lembut) * "Perasaan tegang menghantui saya sepanjang hari karena harus menghadapi ujian." (dalam arti perasaan khawatir dan takut) * "Hubungan politik kedua negara itu semakin tegang setelah peristiwa tersebut." (dalam arti hubungan keras dan tidak harmonis) Kata "tegang" juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam beberapa konteks, kata ini digunakan untuk menggambarkan kondisi sosial, politik, maupun ekonomi yang kompleks dan tidak stabil. Misalnya, dalam konteks politik, kata "tegang" digunakan untuk menggambarkan hubungan antarnegara yang keras dan tidak harmonis. Dalam konteks ekonomi, kata "tegang" digunakan untuk menggambarkan kondisi ekonomi yang tidak stabil dan rawan krisis. Dalam budaya Indonesia modern, kata "tegang" juga digunakan dalam konteks kebudayaan dan seni rupa. Misalnya, dalam konteks teater, kata "tegang" digunakan untuk menggambarkan kondisi emosi yang kompleks dan tidak stabil, seperti perasaan khawatir, takut, atau frustrasi. Dalam konteks seni rupa, kata "tegang" digunakan untuk menggambarkan kondisi fisik yang kencang dan tidak lembut, seperti rambut yang kencang atau kulit tubuh yang kencang. Dalam kesimpulan, kata "tegang" adalah istilah yang kompleks dan memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks fisik, kata ini digunakan untuk menggambarkan kondisi kencang dan tidak lembut, sedangkan dalam konteks emosi, kata ini digunakan untuk menggambarkan kondisi khawatir, takut, atau frustrasi. Dalam budaya Indonesia modern, kata "tegang" juga digunakan dalam konteks kebudayaan dan seni rupa untuk menggambarkan kondisi kompleks dan tidak stabil.