Arti Kata "ulen" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ulen" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ulen

ulen /ulén/ Jw v, meng·u·leni v melumatkan adonan penganan dng menggunakan tangan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ulen"

📝 Contoh Penggunaan kata "ulen" dalam Kalimat

1.Pengusaha roti tradisional mengulen adonan untuk membuat roti tawar yang lezat.
2.Ibu menunjukkan caranya mengulen adonan roti kepada cucunya di dapur.
3.Dalam kesempatan pelatihan, instruktur memperlihatkan cara mengulen adonan penganan dengan tangan.
4.Koki restoran mengulen adonan untuk membuat roti bakar yang lezat dan dihargai pelanggan.
5.Mengulen adonan penganan dengan tangan merupakan keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang pengusaha roti tradisional.

📚 Artikel terkait kata "ulen"

Mengenal Kata 'ulen' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Ulen" - Kunci Menghasilkan Adonan Penganan yang Lebih Halus

Kata "ulen" memiliki makna yang sangat spesifik dalam konteks memasak, terutama dalam menghasilkan adonan penganan yang halus dan rapi. Dalam budaya Indonesia, mengulen seringkali dilakukan dengan tangan, sehingga memerlukan kesabaran dan ketelitian. Proses ini melibatkan melumatkan adonan penganan dengan menggunakan tangan, sehingga menghasilkan tekstur yang lembut dan halus. Ulen adalah kunci dalam membuat penganan yang lezat, seperti martabak, bakpia, atau kue nastar. Dalam kalimat yang alami, kita dapat melihat contoh penggunaan kata ulen dalam berbagai situasi. Misalnya, "Ibu mengulen adonan martabak dengan hati-hati agar teksturnya halus dan tidak berantakan." Atau, "Dalam membuat bakpia, perlu mengulen adonan dengan lembut agar tidak terlalu keras atau terlalu lembut." Dalam kehidupan sehari-hari, ulen memiliki relevansi yang signifikan, terutama dalam konteks memasak dan menghasilkan makanan yang lezat. Dalam budaya Indonesia modern, mengulen seringkali digabungkan dengan teknologi canggih, sehingga memudahkan proses pengolahan adonan. Namun, tidak ada ganti rugi dengan mengulen secara manual, karena hasilnya yang lebih halus dan alami.