Arti Kata "tempeleng" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tempeleng" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tempeleng

tem·pe·leng /tempéléng/ n pukulan di kepala (pelipis) dng telapak tangan; tamparan;
me·nem·pe·leng v memukul kepala (pelipis) dng telapak tangan; menampar;
tem·pe·leng·an n tamparan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tempeleng"

📝 Contoh Penggunaan kata "tempeleng" dalam Kalimat

1.Dia menerima tempeleng dari teman lama yang telah lama tidak bertemu.
2.Pak guru memberikan tempeleng kepada anak kelas 1 yang suka bermain di kelas.
3.Dia tidak pernah melupakan tempeleng yang diberikan oleh ayahnya waktu kecil.
4.Pada awalnya, dia merasa takut akan tempeleng dari pacar yang sedang bercerai.
5.Ketika itu, tempeleng yang diberikan oleh ayahnya justru membuatnya lebih dewasa.

📚 Artikel terkait kata "tempeleng"

Mengenal Kata 'tempeleng' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tempeleng" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "tempeleng" sering digunakan dalam konteks sosial dan budaya Indonesia. Secara umum, kata ini merujuk pada pukulan di kepala (pelipis) dengan telapak tangan, yang dapat berarti tamparan atau pukulan keras. Dalam sejarah, kata ini sering digunakan dalam konteks perkelahian atau perselisihan antara dua pihak. Namun, dalam konteks modern, kata ini lebih sering digunakan dalam konteks figuratif atau metaforis.

Contoh Penggunaan Kata "tempeleng" dalam Kalimat

Kata "tempeleng" sering digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan tindakan yang keras dan tegas. Misalnya, "Dia memberikan **tamparan** kepada saya karena saya salah," atau "Dia menerima **tempeleng** dari lawan mainnya karena melakukan kesalahan." Kata ini juga dapat digunakan dalam konteks metaforis, seperti "Hidup ini memberikan **tempeleng** kepada saya setiap hari," yang menggambarkan kesulitan dan tantangan yang dihadapi dalam kehidupan.

Relevansi Kata "tempeleng" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "tempeleng" memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari karena dapat digunakan untuk menggambarkan berbagai situasi dan emosi. Misalnya, dalam konteks olahraga, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan tindakan yang keras dan tegas, seperti **tamparan** yang diberikan kepada lawan main. Dalam konteks sosial, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan kesulitan dan tantangan yang dihadapi dalam kehidupan, seperti **tempeleng** yang diterima dari hidup. Dengan demikian, kata "tempeleng" memiliki arti yang luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks.