Arti Kata "teokrasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "teokrasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

teokrasi

te·o·kra·si /téokrasi/ n cara memerintah negara berdasarkan kepercayaan bahwa Tuhan langsung memerintah negara, hukum negara yg berlaku adalah hukum Tuhan, pemerintahan dipegang oleh ulama atau organisasi keagamaan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "teokrasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "teokrasi" dalam Kalimat

1.Pemerintah tersebut mengaku mengadopsi teokrasi di negara mereka.
2.Pengadilan di republik tersebut mengenakan hukum yang berasal dari teokrasi.
3.Dalam teokrasi, kekuasaan pemerintah dipercayakan kepada ulama.
4.Kebijakan pemerintah baru dianggap melanggar prinsip teokrasi oleh masyarakat.
5.Pengaruh teokrasi di negara tersebut telah menurun seiring dengan kemajuan demokrasi.

📚 Artikel terkait kata "teokrasi"

Mengenal Kata 'teokrasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Teokrasi": Cara Memerintah Berdasarkan Kepercayaan

Teokrasi adalah sebuah sistem pemerintahan yang telah ada sejak lama, terutama dalam konteks keagamaan. Teokrasi sendiri memiliki arti cara memerintah negara berdasarkan kepercayaan bahwa Tuhan langsung memerintah negara, hukum negara yang berlaku adalah hukum Tuhan, dan pemerintahan dipegang oleh ulama atau organisasi keagamaan. Dalam sejarah, teokrasi seringkali terkait dengan kekuasaan keagamaan yang kuat, seperti di mana penguasa memiliki posisi sebagai utusan Tuhan atau memiliki otoritas untuk menafsirkan ajaran agama. Dalam prakteknya, penggunaan kata teokrasi dapat dilihat dalam kalimat seperti: "Negara Islam adalah contoh penerapan teokrasi dalam praktisnya, di mana pemerintah dipegang oleh ulama dan hukum negara diatur berdasarkan hukum Islam." Atau, "Pemerintahan di Mesir pada masa lalu adalah contoh teokrasi, di mana penguasa memiliki posisi sebagai khalifah dan memiliki otoritas untuk menafsirkan ajaran Islam." Dengan demikian, kata teokrasi menjadi penting untuk memahami sistem pemerintahan yang kompleks dan beragam. Dalam kehidupan sehari-hari, konsep teokrasi masih relevan dan dapat dilihat dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam sistem pemerintahan negara-negara Islam, pemerintah seringkali memiliki kewajiban untuk mengimplementasikan hukum Islam dalam kebijakan negara. Dengan demikian, kata teokrasi menjadi penting untuk memahami dinamika politik dan keagamaan di negara-negara tersebut.