Arti Kata "terawasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "terawasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

terawasi

ter.a.wasi Verba (kata kerja) dapat diawasi; terkontrol

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "terawasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "terawasi" dalam Kalimat

1.Karyawan harus terawasi ketika melakukan transaksi keuangan perusahaan.
2.Pada saat ujian, siswa harus terawasi oleh dewan guru untuk menghindari kecurangan.
3.Di taman nasional, hewan-hewan liar harus terawasi oleh para penjaga untuk menjaga kelestarian lingkungan.
4.Perusahaan harus menerapkan sistem terawasi untuk mengendalikan kualitas produk yang dihasilkan.
5.Pemantauan terawasi sangat diperlukan untuk memastikan keamanan jaringan komputer perusahaan.

📚 Artikel terkait kata "terawasi"

Mengenal Kata 'terawasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "terawasi" - Arti dan Contoh Penggunaannya

Kata "terawasi" adalah salah satu kata yang paling umum digunakan dalam bahasa Indonesia. Namun, bagaimana kita bisa mengerti makna yang sebenarnya di balik kata ini? Kata "terawasi" memiliki arti resmi yaitu **ter.a.wasi**, Verba (kata kerja) dapat diawasi; terkontrol. Kata ini memiliki makna yang sangat luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Kata "terawasi" telah ada sejak lama dalam bahasa Indonesia. Kata ini pertama kali muncul dalam bahasa Indonesia pada abad ke-19. Pada saat itu, kata ini digunakan untuk menggambarkan bahwa sesuatu dapat diawasi atau dipantau. Dalam konteks sejarah, kata ini digunakan untuk menggambarkan kebijakan pemerintah untuk memantau dan mengawasi aktivitas masyarakat. Dalam konteks sosial, kata ini digunakan untuk menggambarkan hubungan antara individu dan kelompok. Contoh penggunaan kata "terawasi" dalam kalimat yang alami adalah: * "Pemerintah harus **terawasi** oleh masyarakat untuk memastikan bahwa kebijakan yang diambil tidak memihak kepada kelompok tertentu." * "Siswa-siswa harus **terawasi** oleh guru-guru untuk memastikan bahwa mereka tidak melakukan kesalahan-kesalahan yang dapat merugikan diri sendiri atau orang lain." * "Karyawan harus **terawasi** oleh atasan untuk memastikan bahwa mereka melakukan pekerjaan dengan baik dan efektif." Kata "terawasi" memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari kita. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini digunakan untuk menggambarkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam berbagai aspek kehidupan. Dalam era digital, kata ini digunakan untuk menggambarkan pentingnya privasi dan keamanan data. Dalam konteks ekonomi, kata ini digunakan untuk menggambarkan pentingnya regulasi dan pengawasan dalam bisnis.