Arti Kata "terlak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "terlak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

terlak

ter·lak ark n silat (pencak)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "terlak"

📝 Contoh Penggunaan kata "terlak" dalam Kalimat

1.Siswa sekolah dasar diajarkan beladiri tradisional terlak sebagai kegiatan ekstrakurikuler.
2.Pada festival budaya, penampilan tari terlak menarik perhatian banyak penonton.
3.Saya pernah melihat video tutorial belajar terlak di media sosial.
4.Guru silat melatih siswa untuk memahami tata cara berlaga terlak yang benar.
5.Pada acara pertunjukan budaya, penampilan terlak menampilkan keberagaman warisan budaya tradisional.

📚 Artikel terkait kata "terlak"

Mengenal Kata 'terlak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "terlak" - Silat Tradisional yang Menginspirasi

Kata "terlak" memiliki makna yang kaya dalam konteks silat tradisional di Indonesia. Dalam arti resmi, terlak merujuk pada silat (pencak) yang memiliki teknik dan gerakan unik. Sejarah terlak sendiri terkait erat dengan tradisi dan budaya masyarakat setempat, yang menunjukkan pentingnya bela diri dalam kehidupan sehari-hari. Terlak bukan hanya sekedar seni bela diri, tetapi juga merupakan sarana untuk mengembangkan kekuatan fisik, mental, dan spiritual. Dalam kalimat yang alami, kita dapat melihat contoh penggunaan kata terlak dalam berbagai konteks. Misalnya, "Saya telah belajar terlak selama beberapa tahun dan merasa sangat percaya diri dalam menghadapi tantangan." Atau, "Guru terlak kami sangat terkenal karena kemampuannya dalam mengajar teknik yang sulit." Dalam kehidupan sehari-hari, terlak masih sangat relevan dan dapat diintegrasikan dengan kegiatan sehari-hari. Misalnya, dalam menghadapi stres dan tekanan, belajar terlak dapat membantu mengembangkan kekuatan mental dan fisik. Selain itu, terlak juga dapat menjadi ajang untuk mengembangkan keterampilan sosial dan berinteraksi dengan orang lain. Dengan demikian, terlak bukan hanya sekedar seni bela diri, tetapi juga memiliki dampak positif pada kehidupan pribadi dan sosial.