Arti Kata "terlalu" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "terlalu" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

terlalu

ter·la·lu adv amat sangat;
ke·ter·la·lu·an adv betul-betul melewati batas kewajaran

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "terlalu"

📝 Contoh Penggunaan kata "terlalu" dalam Kalimat

1.Dia terlalu sibuk untuk menghadiri pertemuan hari ini.
2.Saya tidak suka film ini karena terlalu panjang dan tidak menarik.
3.Pengajar mengatakan bahwa jawaban saya terlalu singkat dan perlu penjelasan lebih lanjut.
4.Dia terlalu bangga dengan prestasinya sehingga tidak mau membantu teman lainnya.
5.Harga tiket yang terlalu mahal membuat saya tidak bisa mengikuti konser musik hari ini.

📚 Artikel terkait kata "terlalu"

Mengenal Kata 'terlalu' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "terlalu" - Pentingnya Kewajaran dalam Berbicara

Kata "terlalu" memiliki makna yang sangat penting dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, "terlalu" dapat diartikan sebagai "amat sangat" atau "melewati batas kewajaran". Dalam sejarah bahasa Indonesia, kata ini pertama kali muncul pada abad ke-19 sebagai pinjaman dari bahasa Belanda, "teveel". Pada awalnya, kata ini digunakan untuk mengungkapkan perasaan bahwa sesuatu telah melewati batas yang normal atau wajar. Kata "terlalu" memiliki peran penting dalam berbicara karena dapat mengungkapkan perasaan ketidaknyamanan atau kekhawatiran tentang sesuatu. Misalnya: * "Harganya terlalu mahal, saya tidak bisa membelinya." (dalam konteks ini, "terlalu" mengungkapkan perasaan bahwa harga barang tersebut melewati batas yang wajar) * "Dia terlalu keras dalam mengkritik saya." (dalam konteks ini, "terlalu" mengungkapkan perasaan bahwa kritik tersebut melewati batas yang wajar) Dalam kehidupan sehari-hari, kata "terlalu" sering digunakan untuk mengungkapkan perasaan ketidaknyamanan atau kekhawatiran tentang sesuatu. Misalnya, ketika seseorang mengatakan bahwa suhu udara terlalu panas, mereka sedang mengungkapkan perasaan ketidaknyamanan tentang cuaca tersebut. Dalam budaya Indonesia modern, kata "terlalu" sering digunakan dalam konteks ini untuk mengungkapkan perasaan yang kompleks tentang sesuatu. Kata "terlalu" memiliki peran penting dalam berbicara karena dapat mengungkapkan perasaan yang kompleks. Dalam beberapa kasus, kata ini dapat digunakan untuk mengungkapkan perasaan bahwa sesuatu telah melewati batas yang wajar, namun dalam kasus lain, kata ini dapat digunakan untuk mengungkapkan perasaan bahwa sesuatu tidak cukup. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks kata "terlalu" dalam berbicara.