Arti Kata "ganjat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ganjat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ganjat

gan·jat a terentang tegang-tegang (tt urat-urat, benang tenun, kulit, dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ganjat"

📝 Contoh Penggunaan kata "ganjat" dalam Kalimat

1.Sehingga tercipta garis yang kuat dan kuat, menahan beban berat, seperti pada tiang penggantung yang terpasang kuat dan ganjat kuat.
2.Dalam kegiatan pembelajaran, siswa diajarkan tentang cara menggancangkan benang tenun dan membuat pola yang indah dengan menggunakan ganjat.
3.Pada pagi hari, seorang pekerja di pabrik tekstil sangat sibuk mengganjat benang benang tenun dalam mesin untuk menciptakan kain yang indah.
4.Pada kesempatan perayaan hari kemenangan, masyarakat menggantung bendera besar di atas gedung pusat kota, yang kemudian dipasang dengan ganjat kuat di atas dinding gedung.
5.Dalam kegiatan olahraga, atlet sepak bola mengangkat tiang gawang yang terpasang kuat dengan ganjat yang kuat.

📚 Artikel terkait kata "ganjat"

Mengenal Kata 'ganjat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "ganjat" - Makna dan Penggunaan dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "ganjat" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Makna umumnya adalah "ganjat a terentang tegang-tegang (tt urat-urat, benang tenun, kulit, dsb)". Namun, makna ini lebih luas lagi. Dalam konteks sejarah dan budaya, kata "ganjat" juga digunakan untuk menggambarkan hal-hal yang tegang dan tidak pasti. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "ganjat" sering digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. Contohnya, "Benang yang digunakan untuk mengikat baju harus diatur dengan tepat agar tidak ganjat." Dalam kalimat ini, kata "ganjat" digunakan untuk menggambarkan keadaan benang yang terlalu ketat atau tidak tepat. Contoh lain adalah, "Saya tidak suka mengenakan ganjat di leher saya." Dalam kalimat ini, kata "ganjat" digunakan untuk menggambarkan keadaan leher yang terasa tidak nyaman karena adanya ganjat. Kata "ganjat" juga relevan dalam kehidupan sehari-hari karena seringkali kita menghadapi situasi yang tidak pasti atau tegang. Misalnya, saat kita harus menyelesaikan tugas yang sulit atau menghadapi konflik dengan seseorang. Dalam situasi seperti itu, kita harus belajar untuk mengatasi ganjat dengan sabar dan tenang. Dengan demikian, kita dapat menghindari ganjat yang dapat menyebabkan tekanan mental dan emosional. Dalam budaya Indonesia modern, kata "ganjat" juga digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. Misalnya, dalam lagu-lagu populer, kata "ganjat" digunakan untuk menggambarkan keadaan hati yang tegang dan tidak pasti. Dengan demikian, kata "ganjat" menjadi bagian dari bahasa sehari-hari dan budaya Indonesia modern.