Arti Kata "degenerasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "degenerasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

degenerasi

de·ge·ne·ra·si /dégénerasi/ n 1 kemunduran atau kemerosotan generasi (tidak sebaik generasi sebelumnya): penggunaan obat bius di kalangan anak-anak muda dapat mengakibatkan --; 2 Dok kemunduran, perubahan menjadi sesuatu yg rusak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "degenerasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "degenerasi" dalam Kalimat

1.Kebiasaan bermain video game yang berlebihan dapat menyebabkan degenerasi kognitif pada anak muda.
2.Penggunaan narkoba dapat menyebabkan degenerasi moral dan nilai-nilai sosial pada individu.
3.Kemerosotan nilai-nilai budaya suatu masyarakat dapat disebabkan oleh proses degenerasi yang terus berlanjut.
4.Kondisi lingkungan yang terus menurun dapat menjadi contoh degenerasi ekosistem yang mengancam kehidupan bumi.
5.Dalam novel "Kampus Biru", penulis menggambarkan fenomena degenerasi moral pada generasi muda yang terbiasa dengan kebebasan.

📚 Artikel terkait kata "degenerasi"

Mengenal Kata 'degenerasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "degenerasi" - Perubahan yang Rusak

Kata degenerasi memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara umum, degenerasi merujuk pada kemunduran atau kemerosotan suatu hal, baik itu individu, masyarakat, atau bahkan suatu budaya. Istilah ini telah lama digunakan dalam berbagai konteks, mulai dari psikologi, biologi, hingga sosial budaya. Dalam konteks sejarah, degenerasi sering digunakan untuk menggambarkan perubahan yang tidak diinginkan dalam masyarakat. Misalnya, penggunaan obat bius di kalangan anak-anak muda dapat menyebabkan degenerasi, baik secara fisik maupun mental. Fenomena ini telah menjadi perhatian besar di masyarakat, terutama dalam konteks pendidikan dan kesehatan. Penggunaan kata degenerasi juga dapat ditemukan dalam konteks lainnya. Misalnya, "Penggunaan teknologi yang berlebihan dapat menyebabkan degenerasi perilaku anak-anak, seperti kurangnya interaksi sosial dan meningkatnya kecemasan." Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang relevansi kata degenerasi dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Dalam budaya Indonesia modern, degenerasi sering terlihat dalam berbagai bentuk. Misalnya, perubahan gaya hidup yang lebih individualistik dan meningkatnya konsumerisme dapat menyebabkan degenerasi nilai-nilai tradisional dan sosial. Selain itu, penggunaan media sosial yang berlebihan juga dapat menyebabkan degenerasi perilaku mental, seperti kecemasan dan depresi. Dalam kesimpulan, kata degenerasi memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks sejarah, penggunaan obat bius di kalangan anak-anak muda dapat menyebabkan degenerasi, sedangkan dalam konteks kehidupan sehari-hari, degenerasi dapat dilihat dalam berbagai bentuk, seperti perubahan gaya hidup dan penggunaan media sosial. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengenali dan memahami konsep degenerasi dalam berbagai konteks.