Arti Kata "teruka" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "teruka" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

teruka

te·ru·ka ? teruko

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "teruka"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "teruka" dalam Kalimat

1.Dalam pertemuan resmi, teruka rencana strategis perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional.
2.Pengamat politik mengatakan bahwa teruka kecurangan dalam pemilu akan mempengaruhi kepercayaan publik.
3.teruka kebenaran dalam sebuah novel dapat meningkatkan kualitas cerita dan karakter.
4.Menghadapi tantangan hidup, teruka kekuatan diri sendiri sangat penting untuk mencapai tujuan.
5.Dalam penelitian ilmiah, teruka data hasil eksperimen sangatlah krusial untuk memperoleh kesimpulan yang akurat.

πŸ“š Artikel terkait kata "teruka"

Mengenal Kata 'teruka' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "teruka" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "teruka" memiliki makna yang kaya dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini diterjemahkan menjadi "teΒ·ruΒ·ka" dengan ketentuan bahwa bunyi "u" di tengah kata tidak diucapkan. Historis dan sosial, kata "teruka" pertama kali muncul dalam bahasa Jawa dan kemudian diadopsi ke dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks sehari-hari, kata "teruka" sering digunakan untuk menggambarkan kejadian atau peristiwa yang mengejutkan dan tidak terduga. Ketika seseorang mengalami kejadian yang tidak terduga, mereka mungkin akan merasa teruka dan tidak tahu bagaimana mengatasi situasi tersebut. Kata "teruka" juga dapat digunakan untuk menggambarkan perasaan kekagetan atau kejengahan. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "teruka" dalam kalimat yang alami: * "Saya teruka ketika mendengar berita tentang kecelakaan yang terjadi di jalan raya." * "Dia teruka ketika melihat kejadian tersebut dan langsung membantu korban." * "Saya merasa teruka dan tidak tahu bagaimana menghadapi situasi tersebut." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "teruka" memiliki relevansi yang kuat dalam berbagai situasi. Misalnya, ketika kita menghadapi kejadian yang tidak terduga, kita mungkin akan merasa teruka dan perlu mencari solusi untuk mengatasi situasi tersebut. Dalam budaya Indonesia modern, kata "teruka" juga digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam lagu, puisi, atau bahkan dalam percakapan sehari-hari. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata "teruka" memiliki makna yang kaya dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks sehari-hari, kata ini digunakan untuk menggambarkan perasaan kekagetan atau kejengahan, serta relevansi yang kuat dalam berbagai situasi.