Arti Kata "tetar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tetar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tetar

te·tar v, me·ne·tar v mengarahkan; mengacungkan (keris dsb); mengatur anian (dl perkakas tenun)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tetar"

📝 Contoh Penggunaan kata "tetar" dalam Kalimat

1.Guru menetar anak-anak untuk berlatih memegang pedang dengan benar.
2.Ibu menetar sarung tenun untuk memudahkan proses pembuatan hiasan tekstil.
3.Pemuda berlatih menetar keris untuk memperoleh keterampilan silat.
4.Dalam upacara adat, orang tua menetar anak-anak untuk berdoa dan bersyukur.
5.Ibu mengajarkan anaknya cara menetar jarum untuk membuat hiasan benang.

📚 Artikel terkait kata "tetar"

Mengenal Kata 'tetar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tetar" - Inspirasi dalam Bahasa Indonesia

Kata "tetar" seringkali menjadi subjek perdebatan dalam kalangan linguistik karena maknanya yang unik dan kompleks. Dalam arti resmi, tetar berarti mengarahkan atau mengacungkan suatu benda, seperti keris atau alat tenun. Namun, makna ini hanya sebagian kecil dari apa yang dapat dilakukan kata ini. Dalam konteks sejarah, kata tetar memiliki asal-usul yang kaya, dengan banyak penggunaan dalam bahasa Indonesia kuno. Tetar sering digunakan dalam kalimat yang alami, seperti "Dia mengambil kerisnya dan tetar ke arah musuhnya". Dalam contoh ini, kata tetar berarti mengacungkan keris sebagai tanda peringatan. Contoh lainnya adalah "Ibu tetar jarinya ke anaknya agar lebih berhati-hati". Dalam contoh ini, kata tetar berarti mengarahkan jarinya ke anak agar lebih berhati-hati. Dalam kehidupan sehari-hari, kata tetar masih relevan dalam banyak konteks. Misalnya, dalam olahraga, atlet harus siap untuk tetar ke arah lawan mereka. Dalam budaya Indonesia, kata tetar juga digunakan dalam berbagai upacara adat, seperti upacara pernikahan atau upacara pembukaan gedung. Dalam contoh ini, kata tetar berarti mengarahkan bunga atau hiasan untuk menambah keindahan upacara.