Arti Kata "tiada raja menolak sembah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tiada raja menolak sembah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tiada raja menolak sembah

Peribahasa tidak ada orang yang tidak suka dihormati

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tiada raja menolak sembah"

📝 Contoh Penggunaan kata "tiada raja menolak sembah" dalam Kalimat

1.tiada raja menolak sembah, jadi aku tetap hormat pada bosku.
2.Dalam kehidupan sosial, ada kata yang sangat tepat untuk menggambarkan sifat kita: tiada raja menolak sembah.
3.Orang tua selalu mengingatkan kami agar menghormati orang tua, karena tiada raja menolak sembah.
4.Dalam budaya kita, tiada raja menolak sembah, sehingga kita harus selalu hormat pada orang yang lebih tua.
5.tiada raja menolak sembah, jadi aku tidak perlu berpikir dua kali untuk menghadiahkan buku ini kepada guru saya.

📚 Artikel terkait kata "tiada raja menolak sembah"

Mengenal Kata 'tiada raja menolak sembah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tiada raja menolak sembah" - Inspirasi dan Motivasi

**Makna dan Konteks Kata "tiada raja menolak sembah"** Kata "tiada raja menolak sembah" adalah salah satu peribahasa dalam Bahasa Indonesia yang memiliki makna yang sangat luas dan mendalam. Dalam arti resmi, peribahasa ini berarti "tidak ada orang yang tidak suka dihormati". Konsep ini sangat terkait dengan budaya dan sosial Indonesia, di mana orang-orang dihormati dan dihargai karena keberanian, ketabahan, dan kemurahan hati mereka. Dalam sejarah, peribahasa "tiada raja menolak sembah" sering digunakan untuk menggambarkan kebijaksanaan dan kepemimpinan seorang raja yang bijaksana. Raja yang memiliki kebijaksanaan dan kepemimpinan yang baik akan selalu menerima dan menghargai saran dan pendapat dari para pembantunya, bahkan jika mereka memiliki pendapat yang berbeda. **Contoh Penggunaan Kata "tiada raja menolak sembah" dalam Kalimat** Contoh penggunaan kata "tiada raja menolak sembah" dalam kalimat dapat dilihat dalam beberapa contoh berikut: * "Dalam memimpin tim, dia menggunakan filosofi 'tiada raja menolak sembah' untuk memastikan bahwa setiap anggota tim merasa dihargai dan dihormati." * "Dia adalah pemimpin yang bijaksana dan menggunakan peribahasa 'tiada raja menolak sembah' untuk menghargai pendapat dan saran dari para anggota timnya." * "Dalam masyarakat, peribahasa 'tiada raja menolak sembah' digunakan untuk menggambarkan kebijaksanaan dan kemurahan hati seseorang yang selalu siap membantu dan mendengar pendapat orang lain." **Relevansi Kata "tiada raja menolak sembah" dalam Kehidupan Sehari-Hari** Kata "tiada raja menolak sembah" memiliki relevansi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam masyarakat yang pluralis dan beragam, peribahasa ini digunakan untuk menggambarkan kebijaksanaan dan kemurahan hati seseorang yang selalu siap membantu dan mendengar pendapat orang lain. Dalam dunia bisnis, peribahasa ini digunakan untuk menggambarkan kepemimpinan yang bijaksana dan berempati terhadap timnya. Dalam kehidupan pribadi, peribahasa ini digunakan untuk menggambarkan kebijaksanaan dan kemurahan hati seseorang yang selalu siap membantu dan mendengar pendapat orang lain.