Arti Kata "timpuh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "timpuh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

timpuh

tim·puh v, ber·tim·puh v duduk dng kedua belah kaki terlipat dan ditindih oleh pantat (untuk wanita cara duduk yg hormat)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "timpuh"

📝 Contoh Penggunaan kata "timpuh" dalam Kalimat

1.Ibu guru meminta para siswi duduk timpuh untuk mendengarkan pengajarannya.
2.Dalam kebiasaan sehari-hari, ibu meminta anaknya duduk timpuh ketika makan bersama keluarga.
3.Para wanita di tempat kerja memilih duduk timpuh untuk menunjukkan hormat kepada bos mereka.
4.Dalam kesopanan budaya Jawa, duduk timpuh dianggap sebagai sikap hormat kepada orang tua atau tamu.
5.Selama pertemuan formal, para perempuan duduk timpuh sebagai tanda menghormati para hadirin lainnya.

📚 Artikel terkait kata "timpuh"

Mengenal Kata 'timpuh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Timpuh" - Beragam Makna dan Keterampilan

Kata "timpuh" seringkali menjadi topik perbincangan di kalangan masyarakat Indonesia, terutama di kalangan remaja dan dewasa muda. Kata ini memiliki makna yang khas, yaitu duduk dengan kedua belah kaki terlipat dan ditindih oleh pantat, terutama untuk wanita sebagai cara duduk yang hormat. Makna ini memiliki keterkaitan dengan konsep kesopanan dan etika sosial di masyarakat Indonesia. Dalam konteks sejarah, cara duduk timpuh telah menjadi bagian dari tradisi dan budaya Indonesia selama berabad-abad. Wanita di masyarakat tradisional seringkali duduk dengan cara ini sebagai tanda hormat dan kesopanan. Namun, dengan perkembangan zaman dan gaya hidup modern, cara duduk timpuh mulai kurang dipraktikkan. Contoh penggunaan kata timpuh dapat dilihat dalam kalimat berikut: "Ibu duduk dengan cara timpuh sambil menunggu saya makan siang." Atau, "Kerjaan saya beragam, tapi saya selalu duduk dengan cara timpuh saat menunggu instruksi." Dalam kedua kalimat tersebut, kata timpuh digunakan untuk menggambarkan cara duduk yang hormat dan sopan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata timpuh memiliki relevansi dalam kesopanan dan etika sosial di masyarakat Indonesia. Cara duduk timpuh dapat menjadi simbol hormat dan kesopanan, terutama dalam situasi formal atau ketika berinteraksi dengan orang tua atau orang yang lebih tua. Selain itu, kata timpuh juga dapat digunakan sebagai inspirasi dalam pengembangan keterampilan dan kesadaran diri. Dengan memahami makna dan konteks kata timpuh, kita dapat meningkatkan kesadaran diri dan kesopanan dalam berinteraksi dengan orang lain.