Arti Kata "tindik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tindik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tindik

tin·dik v, ber·tin·dik v berlubang pd cuping telinga (tempat memakai subang): telinga anak itu belum ~;
~ telinga upacara menembuk (melubangi) cuping telinga;
me·nin·dik v menembuk (melubangi) cuping telinga: dukun itu ~ cuping anak dara itu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tindik"

📝 Contoh Penggunaan kata "tindik" dalam Kalimat

1.Anak itu belum menindik telinganya karena masih sangat muda.
2.Pada upacara adat, wanita muda biasanya menindik telinganya sebagai simbol kecantikan.
3.Saya tidak menyukai kalau orang menindik telinga anak kecil karena itu masih terlalu muda.
4.Orang tua itu menindik telinga anaknya sebagai tradisi yang ingin diwariskan.
5.Pada zaman dulu, menindik telinga adalah simbol status sosial dan kekuasaan.

📚 Artikel terkait kata "tindik"

Mengenal Kata 'tindik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tindik" - Inspirasi dan Motivasi

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata "tindik" memiliki makna yang unik dan kaya dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, tindik merujuk pada proses melubangi cuping telinga sebagai upacara adat atau ritual keagamaan. Dengan demikian, tindik menjadi bagian dari identitas budaya dan kepercayaan seseorang.

Contoh Penggunaan yang Alami

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "tindik" dalam kalimat yang alami: - Anak itu masih belum memiliki tindik pada cuping telinganya. - Dukun itu akan melakukan upacara tindik pada anak dara itu. - Tindik menjadi simbol kekuatan dan keberanian bagi beberapa suku bangsa di Indonesia.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Tindik tidak hanya memiliki makna spiritual, tetapi juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Banyak orang yang melakukan tindik sebagai simbol identitas diri atau sebagai ekspresi individualitas. Dalam budaya Indonesia modern, tindik telah menjadi fenomena yang populer, dengan banyak orang yang melakukan tindik sebagai cara untuk mengekspresikan diri mereka sendiri. Dengan demikian, tindik menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan budaya modern Indonesia.