Arti Kata "tingkarah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tingkarah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tingkarah

ting·ka·rah ? tengkarah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tingkarah"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "tingkarah" dalam Kalimat

1.Pengadilan akan menindak tegas siapa saja yang melanggar aturan hukum dengan cara yang kasar dan tidak sopan, seperti tengkarah di rumah tangga.
2.Ketika berada di lingkungan yang berpengalaman dengan kehidupan bermasyarakat, kita sering melihat orang-orang yang memiliki tingkah laku yang tengkarah dan tidak menghargai orang lain.
3.Dalam kisah sastra, pahlawan yang gagal melindungi rakyatnya karena terjebak dalam keinginan pribadi sering diibaratkan sebagai orang yang tengkarah dengan kebenaran dan keadilan.
4.Siswa yang sering mengganggu teman-temannya dan tidak mau mendengarkan akan dianggap sebagai anak yang tengkarah dan butuh bimbingan dari guru.
5.Selama perayaan hari suci, umat beragama diperintahkan untuk mengutamakan kepedulian dan toleransi, bukan menjadi orang yang tengkarah dan tidak menghargai perbedaan.

πŸ“š Artikel terkait kata "tingkarah"

Mengenal Kata 'tingkarah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tingkarah" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "tingkarah" memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia, yaitu tingΒ·kaΒ·rah atau tengkarah. Kata ini memiliki konteks historis dan sosial yang menarik, terutama terkait dengan kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Kata ini pertama kali muncul dalam bahasa Indonesia pada masa kolonial, dan sejak itu telah menjadi bagian dari bahasa sehari-hari masyarakat Indonesia. Kata "tingkarah" memiliki makna yang sangat luas, tetapi dalam konteks yang spesifik, kata ini merujuk pada perdebatan atau pertengkaran yang tidak perlu dan sering kali tidak produktif. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak harmonis dan dapat menyebabkan konflik. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini masih digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak stabil dan dapat menyebabkan ketegangan. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "tingkarah" dalam kalimat yang alami: * "Saya tidak pernah suka melibatkan diri dalam tingkarah dengan teman saya, karena saya tahu bahwa itu hanya akan menyebabkan masalah." * "Kami harus berusaha untuk menghindari tingkarah dengan tetangga kami, karena kami tahu bahwa itu hanya akan membuat situasi menjadi lebih buruk." * "Saya tidak ingin terlibat dalam tingkarah dengan rekan kerja saya, karena saya tahu bahwa itu hanya akan menyebabkan konflik dan menurunkan produktivitas." Kata "tingkarah" memang memiliki makna yang sangat spesifik, tetapi dalam kehidupan sehari-hari, kata ini masih sangat relevan dan dapat digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak harmonis. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini masih digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak stabil dan dapat menyebabkan ketegangan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengerti makna dan konteks kata "tingkarah" dalam bahasa Indonesia.