Arti Kata "todong" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "todong" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

todong

to·dong v, me·no·dong v 1 mengarahkan senjata (pistol dsb) sbg ancaman untuk merampok, merampas, dsb: dua orang bersenjata masuk, lalu ~ tuan rumah; 2 ki menyuruh dng serta-merta (tanpa persetujuan sebelumnya): masyarakat desa itu ~ gubernur DKI untuk ikut berjoget di panggung;
me·no·dong·kan v mengacungkan (senjata) kpd orang lain: tiba-tiba seseorang ~ pistol ke arahnya;
pe·no·dong n orang yg menodong;
pe·no·dong·an v proses, cara, perbuatan menodong

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "todong"

📝 Contoh Penggunaan kata "todong" dalam Kalimat

1.Pemuda yang mengancam temannya dengan pistol di dalam film itu menunjukkan tindakan menodong.
2.Pada kejadian itu, pelaku melemparkan senjata ke arah kamera polisi, menodong mereka untuk mundur.
3.Pengacara mengatakan bahwa klien menodongnya untuk mengajukan gugatan ke pengadilan.
4.Karena tidak mau menerima ajakan berjoget, gubernur DKI me-no-dong warga desa itu dengan mengatakan tidak menerima ajakan dari gubernur.
5.Dalam proses penegakan hukum, tim polisi melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa yang melakukan pe-no-dong terhadap pejabat.

📚 Artikel terkait kata "todong"

Mengenal Kata 'todong' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "todong" - Makna, Contoh, dan Relevansi di Kehidupan Sehari-hari

Kata "todong" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan aksi mengancam atau menyeramkan seseorang. Namun, apakah Anda sudah tahu makna dan konteks historis dari kata ini? Kata "todong" berasal dari bahasa Melayu yang berarti mengarahkan senjata sebagai ancaman untuk merampok atau merampas. Dalam konteks sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan situasi yang mengancam atau menakutkan.

Contoh Penggunaan Kata "todong" dalam Bahasa Indonesia

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "todong" dalam kalimat yang alami: - "Dia me-todong teman saya dengan pistolnya, sehingga saya harus berlari untuk selamat." - "Ibu meminta saya untuk tidak menodong ayah saya, karena dia sedang dalam suasana hati yang tidak baik." - "Polisi harus berhati-hati saat menangani kasus menodong, karena bisa saja terjadi konflik."

Relevansi Kata "todong" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "todong" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam situasi yang mengancam atau menakutkan. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak biasa atau mengancam. Misalnya, saat ada pelaku kejahatan yang mengancam seseorang, kata "todong" sering digunakan untuk menggambarkan situasi tersebut. Dalam situasi seperti ini, penting untuk berhati-hati dan tidak menyerah kepada ancaman tersebut.