Arti Kata "totok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "totok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

totok

1to·tok a 1 asli; sejati (bukan peranakan): Belanda --; 2 cak masih baru (belum berpengalaman): dl hal ini aku sangat -- , belum pernah sekali juga berlayar; 3 cak kaku (belum biasa, belum lancar): dia masih dapat juga berbahasa Jawa, hanya -- sekali

2to·tok ? tutuk

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "totok"

📝 Contoh Penggunaan kata "totok" dalam Kalimat

1.Saya masih belum terbiasa dengan perangkat lunak ini, terasa sangat totok untuk memasukkan informasi.
2.Dia adalah seorang totok yang masih baru dalam bidang ini, belum pernah mengalami kesulitan seperti ini.
3.Dia berbicara dengan bahasa Jawa yang kaku, seperti totok yang belum biasa berinteraksi dengan orang lain.
4.Pada zaman kolonial, Belanda dianggap sebagai totok yang memiliki kekuasaan dan kaya raya.
5.Para mahasiswa yang baru saja lulus dari luar negeri masih terasa totok dalam beradaptasi dengan kehidupan di Indonesia.

📚 Artikel terkait kata "totok"

Mengenal Kata 'totok' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Totok" - Ciri Khas Indonesia

Kata "totok" memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang masih baru, belum berpengalaman, atau belum biasa. Dalam konteks historis dan sosial, kata "totok" biasanya digunakan untuk mengidentifikasi orang-orang Belanda yang lahir di Indonesia, atau orang-orang Indonesia yang masih memiliki akar kebudayaan Belanda. Totok dalam arti ini biasanya digunakan untuk membedakan antara orang-orang Belanda yang lahir di Indonesia dengan orang-orang Belanda yang lahir di Belanda sendiri. Misalnya, "Dia adalah totok karena lahir di Indonesia, bukan di Belanda." Berikut beberapa contoh penggunaan kata "totok" dalam kalimat yang alami: - "Dia masih totok dalam berbicara bahasa Belanda, belum lancar." - "Saya sangat percaya diri karena belum pernah berlayar, masih totok dalam hal ini." - "Dia masih dapat berbahasa Jawa, hanya totok sekali dalam berbicara." Kata "totok" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Misalnya, dalam konteks pendidikan, kata "totok" digunakan untuk menggambarkan siswa yang masih baru dalam sebuah sekolah atau program pendidikan. Dalam konteks bisnis, kata "totok" digunakan untuk menggambarkan perusahaan yang masih baru dan belum berpengalaman. Dalam kesimpulan, kata "totok" adalah kata yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia yang digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang masih baru, belum berpengalaman, atau belum biasa. Dengan memahami makna dan penggunaan kata "totok", kita dapat lebih memahami budaya dan kehidupan sehari-hari di Indonesia.