Arti Kata "toyor" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "toyor" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

toyor

to·yor v, me·no·yor v memukul (dng tangan dsb); menggocoh

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "toyor"

📝 Contoh Penggunaan kata "toyor" dalam Kalimat

1.Dia membantu ibunya memasak dengan cara menyor bakso yang baru saja dibentuk.
2.Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali diperlukan penyoran ide-ide untuk mencapai kesepakatan.
3.Dalam pelajaran olahraga, pelatih menyuruh pemain untuk menyor bola yang berada di luar lingkaran.
4.Dalam budaya Jepang, adat menyosor (menyor) batu di sungai sebagai bentuk syukur kepada alam.
5.Pada malam itu, dia menyor musik yang telah lama terdiam di dalam gudang.

📚 Artikel terkait kata "toyor"

Mengenal Kata 'toyor' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "toyor" dalam Bahasa Indonesia

Kata "toyor" memiliki makna yang menarik, yaitu **menggencet** atau **menggocoh** dengan tangan atau objek lain. Dalam konteks sejarah, kata ini mungkin berasal dari kebiasaan masyarakat tradisional Indonesia yang menggunakan tangan atau benda alami untuk menggencet atau menggoyangkan sesuatu. Dalam beberapa kasus, kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan aksi menghantam atau menghajar. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "toyor" sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Dia mengoyor aku dengan tangan kiri hingga aku terjatuh." Dalam situasi lain, kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan aksi menghajar atau menghantam, seperti "Dia mengoyor bocah kecil itu dengan tongkat." Kata "toyor" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam beberapa kesempatan, kata ini digunakan sebagai bentuk penyampaian kritik atau hukuman. Misalnya, "Dia dioyor oleh gurunya karena tidak memenuhi tugas." Dalam situasi lain, kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan aksi mengalahkan atau mengalahkan lawan, seperti "Dia mengoyor lawannya dalam pertandingan sepak bola."