Arti Kata "tropisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tropisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tropisme

tro·pis·me n kecenderungan tumbuhan, binatang, atau bagiannya untuk bergerak atau berputar sbg reaksi atas rangsangan dr luar krn tertarik atau tertolak, spt bunga matahari yg berputar ke arah matahari

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tropisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "tropisme" dalam Kalimat

1.Bunga matahari menunjukkan tropisme positif karena berputar ke arah matahari.
2.tropisme pada pohon menjalar ke arah sinar matahari adalah contoh adaptasi alami.
3.Pada saat musim gugur, daun-daun pohon menunjukkan tropisme negatif karena bergerak ke arah cahaya matahari yang lebih sedikit.
4.Tumbuhan dapat menunjukkan tropisme geotropik atau fototropik tergantung pada rangsangan yang diberikan.
5.Dalam pendidikan biologi, siswa dapat belajar tentang tropisme pada tumbuhan dan binatang sebagai contoh adaptasi alam.

📚 Artikel terkait kata "tropisme"

Mengenal Kata 'tropisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tropisme" - Kecenderungan Alamiah

Kata tropisme seringkali muncul dalam percakapan tentang biologi dan alam. Namun, apa makna sebenarnya dari kata ini? Tropisme merupakan istilah yang berasal dari kata "tropos", yang berarti gerakan atau arah. Dalam konteks biologi, tropisme mengacu pada kecenderungan tumbuhan, binatang, atau bagiannya untuk bergerak atau berputar sebagai reaksi atas rangsangan dari luar. Contoh klasik dari tropisme adalah bunga matahari yang berputar ke arah matahari. Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat melihat contoh-contoh tropisme yang menarik. Misalnya, pada musim hujan, tanaman bunga mawar akan berputar ke arah cahaya matahari untuk mendapatkan cahaya yang cukup. Demikian pula, pada malam hari, seekor kecoak akan bergerak ke arah sumber cahaya untuk mencari makanan. Contoh lainnya adalah pada tanaman pohon yang berputar ke arah arah angin untuk menyeimbangkan diri. Dalam budaya Indonesia modern, tropisme memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, dalam kehidupan sosial, manusia memiliki tropisme untuk mencari keamanan dan stabilitas. Sama halnya dengan tropisme pada tumbuhan dan binatang, manusia juga memiliki kecenderungan untuk mencari sumber cahaya dan kehidupan. Oleh karena itu, memahami tropisme dapat membantu kita memahami kecenderungan dan perilaku manusia dalam berbagai konteks.