Arti Kata "tuah ayam boleh dilihat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tuah ayam boleh dilihat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tuah ayam boleh dilihat

Peribahasa tidak ada orang yang dapat menentukan nasib seseorang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tuah ayam boleh dilihat"

📝 Contoh Penggunaan kata "tuah ayam boleh dilihat" dalam Kalimat

1.Di kehidupan ini, nasib seseorang sudah ditentukan oleh Tuhan sendiri.
2.Pernikahan mereka yang sudah berjalan 5 tahun tetap tidak memiliki keturunan, mungkin nasib sudah menentukan.
3.Pernah mendengar tentang seorang kaya, namun hidupnya penuh dengan penderitaan, ini adalah contoh bagaimana nasib menentukan.
4.Meskipun kamu telah berusaha keras, tetapi nasib seseorang tidak bisa diubah.
5.Dalam peribahasa, kita sering mendengar "tuah ayam boleh dilihat", maksudnya nasib seseorang tidak bisa diprediksi.

📚 Artikel terkait kata "tuah ayam boleh dilihat"

Mengenal Kata 'tuah ayam boleh dilihat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tuah Ayam Boleh Dilihat" - Inspirasi dan Motivasi

Menemukan Makna di Balik Peribahasa

Peribahasa "Tuah ayam boleh dilihat" memiliki makna yang sangat mendalam dan menarik. Kata ini menggambarkan bahwa tidak ada orang yang dapat menentukan nasib seseorang. Ayam yang berlari dengan cepat tidak akan pernah dapat melihat tuahnya, yang berarti bahwa nasib seseorang tidak dapat diprediksi atau diubah oleh orang lain. Peribahasa ini mengajarkan kita bahwa kita harus menerima nasib dengan lapang dada dan tidak perlu merasa kesal atau kecewa jika tidak mendapatkan apa yang diinginkan.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat yang Alami

Kata "tuah ayam boleh dilihat" dapat digunakan dalam berbagai kalimat untuk menjelaskan bahwa seseorang tidak dapat menentukan nasibnya sendiri. Contoh penggunaan kata ini adalah: - "Dia tidak pernah berhasil dalam karirnya karena tuah ayam boleh dilihat, dia harus menerima nasibnya dengan lapang dada." - "Saya tidak pernah dapat memprediksi nasib saya sendiri, tapi saya tahu bahwa tuah ayam boleh dilihat dan saya harus menerima apa yang ada." - "Dia sangat sedih karena tidak dapat mendapatkan pekerjaan yang diinginkannya, tapi saya mengatakan kepadanya bahwa tuah ayam boleh dilihat dan dia harus menerima apa yang ada."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Peribahasa "Tuah ayam boleh dilihat" memiliki relevansi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam banyak kasus, kita tidak dapat menentukan nasib kita sendiri, tapi kita harus menerima apa yang ada. Peribahasa ini mengajarkan kita bahwa kita harus menerima nasib dengan lapang dada dan tidak perlu merasa kesal atau kecewa jika tidak mendapatkan apa yang diinginkan. Dengan memahami makna di balik peribahasa ini, kita dapat menjadi lebih sabar dan menerima apa yang ada.