Arti Kata "rongga faring" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rongga faring" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rongga faring

ruang di antara akar lidah dan dinding belakang leher

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rongga faring"

📝 Contoh Penggunaan kata "rongga faring" dalam Kalimat

1.Kata "rongga faring" digunakan dalam berbagai konteks sebagai berikut:
2.Selama pemeriksaan kesehatan, dokter mencari tanda-tanda infeksi pada rongga faring pasien.
3.Pada malam hari, rongga faring terasa sakit akibat asam lambung naik ke tenggorokan.
4.Dalam ilmu anatomi manusia, rongga faring terletak di antara akar lidah dan dinding belakang leher.
5.Sebelum melakukan pembedahan, dokter harus memastikan bahwa rongga faring pasien dalam kondisi yang baik.

📚 Artikel terkait kata "rongga faring"

Mengenal Kata 'rongga faring' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Rongga Faring" - Ruang yang Tersembunyi di Leher

Rongga faring adalah suatu konsep anatomi yang terkait dengan bagian tubuh manusia. Secara resmi, rongga faring atau faring adalah ruang di antara akar lidah dan dinding belakang leher. Konsep ini telah dikenal sejak zaman kuno, ketika ahli kedokteran di Mesir kuno dan Yunani kuno mencoba memahami struktur anatomi manusia. Dalam konteks sosial, rongga faring memiliki peran penting dalam proses komunikasi dan pencernaan makanan. Rongga faring juga memiliki peran penting dalam proses bicara. Saat kita berbicara, rongga faring berfungsi sebagai saluran udara yang membantu mengalirkan udara keluar dan masuk ke dalam paru-paru. Selain itu, rongga faring juga berfungsi sebagai tempat untuk menelan makanan. Saat kita menelan makanan, rongga faring berfungsi sebagai saluran yang membantu makanan masuk ke dalam lambung untuk diolah lebih lanjut. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "rongga faring" dalam kalimat yang alami: "Dokter memeriksa rongga faring untuk mengetahui penyebab batuk yang sering dialami pasien"; "Rongga faring yang sehat sangat penting untuk membantu kita berbicara dengan lebih jelas"; "Ketika kita menelan makanan, rongga faring berfungsi sebagai saluran yang membantu makanan masuk ke dalam lambung". Dalam kehidupan sehari-hari, rongga faring memiliki peran penting dalam budaya Indonesia modern. Misalnya, dalam tradisi kebudayaan Jawa, rongga faring dianggap sebagai bagian dari tubuh yang sakral dan perlu dijaga kebersihannya. Dalam konteks ini, rongga faring tidak hanya berfungsi sebagai saluran udara dan pencernaan makanan, tetapi juga sebagai simbol kekuatan dan keseimbangan dalam kehidupan.