Arti Kata "tukil" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tukil" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tukil

tu·kil n tabung dr buluh dsb (untuk mengisi air nira dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tukil"

📝 Contoh Penggunaan kata "tukil" dalam Kalimat

1.Pada hari itu, tukil tua itu menjadi saksi atas kejayaan keluarga kami.
2.Di desa kami, setiap keluarga memiliki tukil untuk mengumpulkan air nira dari pohon aren.
3.Dalam tradisi budaya kami, tukil dihiasi dengan ukiran yang indah dan warna-warna cerah.
4.Di sekolah, kami belajar tentang cara membuat tukil tradisional dari bahan alami.
5.Pada sore hari, ibu menyiapkan air nira di tukil untuk membuat minuman segar yang kami nikmati bersama.

📚 Artikel terkait kata "tukil"

Mengenal Kata 'tukil' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tukil" - Alat Tradisional untuk Pemadatan Nira

Dalam bahasa Indonesia, kata tukil memiliki makna yang sangat spesifik, yaitu tabung dari buluh atau bahan lainnya yang digunakan untuk mengisi air nira. Kata ini telah berada di dalam kesadaran masyarakat Indonesia sejak zaman dahulu, terutama di daerah-daerah yang berpenduduk petani.

Sejarah dan Konteks Sosial

Menurut sejarah, tukil digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk mengumpulkan air nira dari pohon kelapa atau pohon lainnya. Air nira ini kemudian digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat minuman tradisional seperti air kelapa muda. Dalam proses pengumpulan air nira, tukil berperan sebagai alat yang sangat penting. Dengan tukil, petani dapat lebih mudah mengumpulkan air nira dan menghindari kehilangan nira yang tidak diinginkan.

Contoh Penggunaan Kata "Tukil" dalam Kalimat

- Petani menggunakan tukil untuk mengumpulkan air nira dari pohon kelapa di kebunnya. - Dalam proses pembuatan air kelapa muda, tukil sangat penting untuk mengumpulkan air nira yang segar. - Petani harus hati-hati ketika menggunakan tukil agar tidak kehilangan nira yang telah dikumpulkan.

Relevansi Kata "Tukil" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Meskipun kata tukil memiliki makna yang spesifik, namun masih relevan dalam kehidupan sehari-hari. Banyak masyarakat Indonesia yang masih menggunakan tukil untuk mengumpulkan air nira, terutama di daerah-daerah yang masih menjunjung tinggi tradisi dan adat istiadat. Selain itu, tukil juga dapat digunakan sebagai alat yang unik dalam beberapa acara atau kegiatan budaya. Dengan demikian, kata tukil masih memiliki nilai yang tinggi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.